Indonesia harus cepat gerakkan geothermal

Jum'at, 01 November 2013 - 14:09 WIB
Indonesia harus cepat...
Indonesia harus cepat gerakkan geothermal
A A A
Sindonews.com - Direktur Pertamina Geothermal Energy, Ardiansyah mengatakan, Indonesia harus lebih cepat menggerakkan geothermal.

Dia mengakui, Indonesia adalah negara yang memiliki potensi energi terbesar di dunia yaitu 28 gigawatt. Jika semua geothermal bisa dimanfaatkan Indonesia tidak perlu khawatir akan kenaikan harga minyak, termasuk jika dolar Amerika Serrikat naik.

"Itu karena PLT geothermal tidak tergantung bahan baku, tidak tergantung bahan bakar dan tidak tergantung nilai dolar, itulah poin paling kuat dari geothermal," ucapnya di kantro pusat Pertamina, Jakarta, Jumat (1/11/2013).

Dia mengatakan, dibandingkan negara lain, Indonesia paling rendah dalam pemanfaatannya, kecuali Jepang. Di mana Jepang tidak memungkinkan geothermal karena infrastruktur land dan tingginya infrastruktur teknologi di negara tersebut. Sehingga, Jepang tidak membutuhkan geothermal untuk electricity.

"Ironisnya, Indonesia membutuhkan diversifikasi energi, tetapi energi keterbukaan sangat ketinggalan," ujarnya seraya mengatakan, hal tersebut disebabkan karena selama ini masyarakat terbuai terhadap oil dan gas.

Seperti diketahui bahwa Philipina dan Islandia termasuk negara yang mengembangkan geothermal. Sedangkan Norwegia yang merupakan negara ekspor terbesar di dinia nomor dua setelah Rusia masih memakai geothermal.

"Untuk energi mix, geothermal masih berfungsi sekitar lima persen, dan target 2025 adalah 12 persen akan tetapi dengan catatan energi lain juga maju bersama geothermal," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Punya Harta...
Indonesia Punya Harta Karun Energi Terbesar ke-2 Dunia, Tapi Baru Dipakai 9%
Skema Insentif Kompensasi...
Skema Insentif Kompensasi Eksplorasi Panas Bumi Disusun Demi Investasi
Garap Harta Karun Energi...
Garap Harta Karun Energi di Jantung Indonesia, PGE Buka Peluang Kemitraan Strategis
Berpengalaman Hampir...
Berpengalaman Hampir 50 Tahun, PGE Dapat Dukungan Jadi Induk BUMN Panas Bumi
Meneropong Tantangan...
Meneropong Tantangan Merger Anak Usaha Pertamina dan PLN dengan Geo Dipa
Indonesia Kuasai Cadangan...
Indonesia Kuasai Cadangan Geothermal Dunia, Tapi Pengelolaan Masih Minim
Berita Terkini
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
21 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
55 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
3 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved