Pefindo: Prospek peringkat Bank Resona stabil
Kamis, 07 November 2013 - 15:47 WIB
Pefindo: Prospek peringkat Bank Resona stabil
A
A
A
Sindonews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menegaskan peringkat idAA- untuk PT Bank Resona Perdania (BRP) dengan prospek stabil.
Selain itu, Pefindo juga menetapkan peringkat yang sama untuk MTN III/2010 dan MTN IV/2012 sebesar Rp600 miliar dan rencana emisi MTN V/2013 senilai Rp150 miliar.
Analis Pefindo Gary Hanniffy mengatakan, peringkat itu mencerminkan dukungan dari pemegang saham pengendali yang sangat kuat, permodalan dan efisiensi usaha yang baik.
"Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh potensi pertumbuhan yang terbatas dan pengaruh dari risiko konsentrasi," kata dia dalam keterangannya, Kamis (7/11/2013).
BRP merupakan bank patungan (joint venture/JV) pertama di Indonesia. Adapun, fokus bank ini pada sektor perbankan korporasi, terutama perusahaan JV Jepang-Indonesia dan perusahaan lokal yang memiliki hubungan bisnis dengan perusahaan Jepang.
Per akhir Juni 2013, saham bank dimiliki Resona Bank Ltd sebanyak 43,42 persen, East Asia Indonesian Holding Ltd sekitar 30 persen, Vision Well Ltd sebanyak 19,92 persen, Jafco Co Ltd sekitar 5,08 persen dan pemegang saham lainnya sekitar 1,58 persen.
Selain itu, Pefindo juga menetapkan peringkat yang sama untuk MTN III/2010 dan MTN IV/2012 sebesar Rp600 miliar dan rencana emisi MTN V/2013 senilai Rp150 miliar.
Analis Pefindo Gary Hanniffy mengatakan, peringkat itu mencerminkan dukungan dari pemegang saham pengendali yang sangat kuat, permodalan dan efisiensi usaha yang baik.
"Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh potensi pertumbuhan yang terbatas dan pengaruh dari risiko konsentrasi," kata dia dalam keterangannya, Kamis (7/11/2013).
BRP merupakan bank patungan (joint venture/JV) pertama di Indonesia. Adapun, fokus bank ini pada sektor perbankan korporasi, terutama perusahaan JV Jepang-Indonesia dan perusahaan lokal yang memiliki hubungan bisnis dengan perusahaan Jepang.
Per akhir Juni 2013, saham bank dimiliki Resona Bank Ltd sebanyak 43,42 persen, East Asia Indonesian Holding Ltd sekitar 30 persen, Vision Well Ltd sebanyak 19,92 persen, Jafco Co Ltd sekitar 5,08 persen dan pemegang saham lainnya sekitar 1,58 persen.
(rna)
Lihat Juga :