Tahun depan tak ada lagi insentif untuk investor

Kamis, 07 November 2013 - 16:06 WIB
Tahun depan tak ada...
Tahun depan tak ada lagi insentif untuk investor
A A A
Sindonews.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Mahendra Siregar menyatakan tidak akan memberikan insentif baru untuk investor di Indonesia pada tahun depan.

Menurut Mahendra, hal tersebut dikarenakan insentif yang ada sudah cukup menarik para calon investor baru dan investor lama.

Dia mengatakan, pemerintah hingga saat ini masih mengandalkan insentif yang telah ada sebelumnya untuk menarik investor berdatangan ke Indonesia, seperti keleluasaan importasi barang modal.

"Kalau insentif saya rasa dalam skema yang ada dalam bentuk yang kita tawarkan keleluasaan importasi barang modal, kemungkinan fasilitas tax allowance, tax holiday sudah dikenalkan calon investor baru," kata dia di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (7/11/2013).

Mahendra mengatakan, ke depan pemerintah hanya akan menyederhanakan proses-proses perizinan dan tranparasi proses perizinan. Selebihnya tidak ada insentif baru secara khusus.

"Menyederhanakan saja prosesnya, tidak menyediakan secara khusus baru, transparasi memudahkan prosesnya," pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, hanya di Indonesia proses perizinan investasi sangat banyak. Karena itu, perizinan yang terlalu rumit perlu dipangkas.

"Saya kira di dunia ini tidak ada seperti Indonesia. Banyak sekali perizinan, di pusat, di daerah. Ini yang bikin penyakit," ujar SBY dalam membuka rapat kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, beberapa waktu lalu.

SBY mengaku telah menginstruksikan kepada para menterinya untuk memangkas jumlah perizinan investasi di tanah air. "Saya instruksikan waktu itu pangkas perizinan. Pangkas. Saya kira sudah tiga kali saya menginstruksikan dan saya dengar hari ini akan dilaporkan Menko Perekonomian setelah dibahas dan Wakil Presiden juga di situ," imbuhnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
39 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved