INACA diminta berperan aktif hadapi Open Sky 2015

Jum'at, 08 November 2013 - 15:49 WIB
INACA diminta berperan...
INACA diminta berperan aktif hadapi Open Sky 2015
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia atau Indonesia National Air Carriers Association (INACA) diminta berperan aktif menghadapi penerbangan bebas ASEAN Open Sky 2015 mendatang.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Herry Bakti S Gumay meminta INACA berperan melalui tindakan-tindakan proaktif untuk mengajak anggotanya meningkatkan profesionalitas serta memiliki komitmen dan tanggung jawab terhadap keselamatan dan keamanan penerbangan.

Hal tersebut mengemuka karena perkembangan dan kemajuan teknologi di industri penerbangan nasional makin pesat. INACA juga secara berkelanjutan harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk memenuhi hal-hal tersebut.

"Perkembangan industri penerbangan yang pesat membuka peluang usaha angkutan udara dan mendorong investor untuk berinvestasi. Perkembangan ini juga mendorong perusahaan penerbangan untuk lebih kompetitif dalam memberikan tarif, layanan jaringan rute yang luas, konektivitas antar rute, dan pelayanan penerbangan yang aman dan nyaman," kata Herry usai menghadiri pembukaan Rapat Umum Tahunan Anggota INACA di Hotel JW Marriott, Surabaya, Jumat (8/11/2013).

Perkembangan jasa angkutan udara, kata Herry, ditunjukkan dengan pertumbuhan permintaan penumpang yang sangat signifikan. Saat ini beroperasi 18 perusahaan angkutan udara niaga berjadwal, yang pada 2012 mengangkut 81.359.755 penumpang, dengan penumpang domestik sebanyak 71,4 juta penumpang dan internasional 9,9 juta penumpang.

Dalam tahun 2008-2013, Indonesia mempunyai rata-rata pertumbuhan penumpang domestik 18 persen dan internasional 26 persen per tahun. Kondisi pertumbuhan tersebut berpotensi dalam pelaksanaan Open Sky atau ASEAN Single Aviation Market (ASAM).

"Pemerintah mengharapkan agar badan usaha angkutan udara nasional dapat mempersiapkan diri menghadapi ASEAN Open Sky yang akan dimulai tahun 2015," lanjutnya.

Ketua INACA Emirsyah Satar mengatakan, pelaksanaan kebijakan Asean Open Sky sangat menuntut kesiapan dan kerja sama dari seluruh pelaku industri dan regulator, sehingga akan tercipta iklim industri dan kompetisi yang mengacu pada kesetaraan (at the same level palying field). Industri penerbangan Indonesia pun dapat terus tumbuh dan berkembang secara kondusif.

"Seluruh pelaku industri penerbangan Indonesia sangat dituntut untuk terus menempatkan keamanan dan keselamatan penerbangan sebagai aspek yang paling utama," ujar Emirsyah.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Insiden Trigana Air...
Insiden Trigana Air di Bandara Sentani, Kemenhub Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
28 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
52 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved