Apkabel keluhkan tingginya bea masuk bahan baku

Kamis, 14 November 2013 - 12:37 WIB
Apkabel keluhkan tingginya...
Apkabel keluhkan tingginya bea masuk bahan baku
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Asosiasi Pabrik Kabel Indonesia (Apkabel), Noval Jamalullail menyatakan, selama ini industri kabel di Indonesia masih dihadapkan pada persoalan tingginya bea masuk (BM) untuk beberapa bahan baku yang diimpor, yakni tembaga dan aluminium.

Menurutnya, hal tersebut sangat berpotensi menurunkan daya saing produk kabel Indonesia di pasar dalam negeri dalam menghadapi beberapa produk kabel impor dari negara lain.

"Karena produksi bahan baku hanya bisa sebagian saja dipenuhi lokal, maka kami masih lebih banyak mengimpor untuk bahan baku pembuatan kabel. Sejauh ini, bea masuk yang dikenakan untuk kedua produk itu mencapai sekitar 10-15 persen," ujar Noval, di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (14/11/2013).

Meski demikian, pihaknya cukup mengapresiasi langkah pemerintah yang cukup gencar melakukan sosialisasi SNI terhadap produk-produk elektrik baik lokal maupun impor di dalam negeri, lantaran hal itu dinilainya sangat menolong industri lokal.

"Dulu, kami akui tidak cukup kuat bersaing dengan kabel-kabel impor asal China yang tak ber-SNI dengan harga yang lebih kompetitif di pasaran. Tapi, semenjak penerapan SNI gencar dilakukan untuk berbagai produk, baik lokal maupun impor, cukup menolong industri lokal untuk bersaing," tuturnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
DJBC Sulawesi Bagian...
DJBC Sulawesi Bagian Selatan Ikut Meriahkan Hari Bea Cukai ke-75
Cukai Naik, Kemenkeu...
Cukai Naik, Kemenkeu Prediksi Produksi Rokok Turun 3,3 Persen
Gaji dan Tunjangan Pegawai...
Gaji dan Tunjangan Pegawai Bea Cukai Berbagai Golongan, Ada Sampai Puluhan Juta Sebulan
Pelayanan Bea dan Cukai...
Pelayanan Bea dan Cukai Dipastikan Tetap Lancar Meski Gunakan Sistem Manual
Sebut Netizen Babu dan...
Sebut Netizen Babu dan Bacot, Pegawai Bea Cukai Ini Kena Sanksi
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
4 jam yang lalu
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
4 jam yang lalu
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
5 jam yang lalu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
5 jam yang lalu
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved