Lima sumur migas Total E&P di Blok Mahakam ditutup

Kamis, 14 November 2013 - 18:56 WIB
Lima sumur migas Total...
Lima sumur migas Total E&P di Blok Mahakam ditutup
A A A
Sindonews.com - Setelah terjadi semburan gas ringan dangkal di sumur TN-C414 di Blok Mahakam, tepatnya di Lapangan Tunu Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, PT Total E&P Indonesie terpaksa menutup lima sumur lainnya.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan karena posisi lima sumur dengan sumur yang mengalami semburan gas relatif dekat.

Media Relations Head Department PT Total E&P Kristanto Hartadi mengatakan, semburan gas di sumur TN-C414 sebenarnya tidak mengganggu lima sumur yang ditutup. Penutupan dilakukan untuk melancarkan proses pengamanan dan pencegahan.

"Penutupan lima sumur itu kita lakukan sebagai bentuk pencegahan, karena sampai hari ini sumur TN-C414 masih menyemburkan gas," kata Kristanto, Kamis (14/11/2013).

Sementara, mengenai masa penutupan, dia belum bisa memastikan sampai kapan penutupan lima sumur dilakukan. Untuk saat ini, Total E&P masih fokus untuk menghentikan semburan gas.

"Untuk masa pemulihan sumur TN-C414 masih memerlukan waktu, sehingga Total E&P belum bisa menentukan sampai kapan ke-lima sumur itu akan dibuka kembali," katanya.

Meski lima sumur migas miliknya ditutup, Total E&P mengaku tidak mengganggu produksi mereka secara signifikan. Meski mengaku merugi, target produksi di Blok Mahakam yang ditetapkan pemerintah tidak terganggu.

"Saat ini Total E&P menargetkan memproduksi gas sebanyak 1.700 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), dan itu tidak terganggu," ujarnya.

Untuk diketahui, sumur TN-C414 di Lapangan Tunu, Blok Mahakam menyemburkan gas ringan dangkal saat operasi pengeboran dilakukan dengan menggunakan Rig Raissa pada Jumat, 8 November 2013, pada pukul 23:45 WITA. Tidak ada korban cedera dalam peristiwa itu dan seluruh pekerja langsung dievakuasi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Direstui Pemerintah,...
Direstui Pemerintah, Blok Corridor Resmi Gunakan Cost Recovery
Kelola 2 Blok Migas...
Kelola 2 Blok Migas Raksasa, Pengamat: Pertamina Menjawab Keraguan
Di HUT ke-50 PDIP, Jokowi...
Di HUT ke-50 PDIP, Jokowi Pamer Bisa Rebut Freeport hingga Blok Mahakam
Cari Cadangan Ekonomis,...
Cari Cadangan Ekonomis, PHM Mulai Bor Sumur Eksplorasi TDE C-1X
Topang Produksi WK Mahakam,...
Topang Produksi WK Mahakam, PHM Mulai Proses Sail Away Jacket Proyek JSN
Pemerintah Berikan Banyak...
Pemerintah Berikan Banyak Insentif untuk Blok Mahakam
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved