Indeks Dow menguat, S&P terkoreksi

Selasa, 19 November 2013 - 08:54 WIB
Indeks Dow menguat,...
Indeks Dow menguat, S&P terkoreksi
A A A
Sindonews.com - Indeks Dow Jones berhasil menguat di tengah pelemahan yang terjadi pada indeks S&P dan Nasdaq. Namun, indeks Dow gagal ditutup di atas level 16.000 menyusul komentar salah satu investor besar pemegang saham Apple, Carl Icahn di pasar saham.

Indeks Dow dan S&P menjauhi rekor menjelang satu jam penutupan perdagangan Senin waktu setempat. Bahkan indeks Nasdaq sempat terkoreksi ke sesi terendahnya dengan minus 1,1 persen.

Dalam Reuters Global Investment Outlook Summit, Icahn mengatakan bahwa dia sangat berhati-hati di pasar saham karena melihat adanya penurunan besar akibat laba bersih mayoritas emiten lebih didukung oleh biaya pinjaman berbunga rendah daripada kekuatan manajemen.

Akibat pernyataan ini, Nasdaq diserang aksi jual di saham sosial media dan saham yang terkait, termasuk saham Facebook (FB.O) turun 6,5 persen menjadi USD45,83. Adapun, saham Tesla (TSLA.O) memperpanjang kerugian, dengan turun lebih dari 10 persen menjadi USD121,58.

"Orang-orang menjual saham di Nasdaq. Tesla menjadi saham dengan penjualan tertinggi. Ini berada di bawah tekanan sejak laporan laba emiten," kata Managing Director Wedbush Securities Michael James seperti dilansir Reuters, Selasa (19/11/2013).

Semalam, indeks Dow Jones berakhir menguat14,32 poin atau 0,09 persen menjadi 15.976,02; S&P 500 merosot 6,65 poin atau 0,37 persen menjadi 1.791,53 dan Nasdaq terkoreksi 36,90 poin atau 0,93 persen menjadi 3.949,07.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
PBB Prediksi Ekonomi...
PBB Prediksi Ekonomi Dunia Stagnan di 2,8 Persen pada 2025
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor...
Utang Luar Negeri IndonesiaNomor 7 Terbesar di Dunia
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Seram! Ketua OJK Beberkan...
Seram! Ketua OJK Beberkan Ancaman Ekonomi Dunia Tahun Depan
Prabowo: Ekonomi Indonesia...
Prabowo: Ekonomi Indonesia Diramal Masuk 5 Besar di Dunia
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
India Gunakan S-400...
India Gunakan S-400 Rusia dan Drone Israel untuk Lawan Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved