Ekspor Jabar diperkirakan hanya USD26 M
Rabu, 20 November 2013 - 14:27 WIB
Ekspor Jabar diperkirakan hanya USD26 M
A
A
A
Sindonews.com - Kinerja ekspor Jawa Barat (Jabar) periode Januari-Desember 2013 diperkirakan tidak lebih dari USD26 miliar. Melambatnya kinerja ekspor Jabar disebabkan belum stabilnya ekonomi global.
Pada triwulan I/2013, nilai ekspor Jabar mencapai USD6,318 miliar. Angka tersebut lebih tinggi dibanding triwulan II/2013 yang mencapai USD6,504 miliar, dan tumbuh stagnan pada triwulan III/2013 menjadi USD6,512 USD.
Gabungan Pengusaha Eksportir Indonesia (GPEI) pun memperkirakan, kinerja ekspor Jabar pada triwulan IV/2013 pada kisaran USD6,5 miliar sampai USD6,8 miliar. "Kinerja ekspor Jabar pada tiga bulan terakhir diperkirakan stagnan, tidak lebih dari USD6,8 miliar," kata Ketua GPEI, Yusuf Suhyar di Bandung, Rabu (20/11/2013).
Menurutnya, kinerja ekspor Jabar pada triwulan IV/2013 hanya menyelesaikan kontrak ekspor pada periode ini. Kinerja ekspor pada Oktober-Desember 2013 sulit diandalkan, untuk menggenjot kinerja ekspor 2013.
Dia mengatakan, pada periode akhir tahun ini, sebagian besar industri di Jabar hanya menyelesaikan kontrak ekspor yang telah ditandatangani enam atau tiga bulan lalu.
Di akhir triwulan III/2013, sangat sedikit industri yang melakukan perjanjian kontrak ekspor untuk akhir tahun. Kontrak perjanjian ekspor, justru dipersiapkan untuk periode 2014.
"Saya kira, kinerja ekspor Jawa Barat stagnan pada angka pertumbuhan 10-11 persen. Itupun masih cukup baik, di tengah kondisi perekonomian global yang belum terlalu pulih," ujar Yusuf.
Apalagi, kata dia, ekspor Jawa Barat masih mengandalkan pangsa pasar seperti Amerika Serikat, Eropa, dan lainnya.
Pada triwulan I/2013, nilai ekspor Jabar mencapai USD6,318 miliar. Angka tersebut lebih tinggi dibanding triwulan II/2013 yang mencapai USD6,504 miliar, dan tumbuh stagnan pada triwulan III/2013 menjadi USD6,512 USD.
Gabungan Pengusaha Eksportir Indonesia (GPEI) pun memperkirakan, kinerja ekspor Jabar pada triwulan IV/2013 pada kisaran USD6,5 miliar sampai USD6,8 miliar. "Kinerja ekspor Jabar pada tiga bulan terakhir diperkirakan stagnan, tidak lebih dari USD6,8 miliar," kata Ketua GPEI, Yusuf Suhyar di Bandung, Rabu (20/11/2013).
Menurutnya, kinerja ekspor Jabar pada triwulan IV/2013 hanya menyelesaikan kontrak ekspor pada periode ini. Kinerja ekspor pada Oktober-Desember 2013 sulit diandalkan, untuk menggenjot kinerja ekspor 2013.
Dia mengatakan, pada periode akhir tahun ini, sebagian besar industri di Jabar hanya menyelesaikan kontrak ekspor yang telah ditandatangani enam atau tiga bulan lalu.
Di akhir triwulan III/2013, sangat sedikit industri yang melakukan perjanjian kontrak ekspor untuk akhir tahun. Kontrak perjanjian ekspor, justru dipersiapkan untuk periode 2014.
"Saya kira, kinerja ekspor Jawa Barat stagnan pada angka pertumbuhan 10-11 persen. Itupun masih cukup baik, di tengah kondisi perekonomian global yang belum terlalu pulih," ujar Yusuf.
Apalagi, kata dia, ekspor Jawa Barat masih mengandalkan pangsa pasar seperti Amerika Serikat, Eropa, dan lainnya.
(izz)
Lihat Juga :