RI harus bayar utang Rp294 T tahun depan

Selasa, 26 November 2013 - 14:26 WIB
RI harus bayar utang...
RI harus bayar utang Rp294 T tahun depan
A A A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) melansir data utang jatuh tempo Indonesia dari Januari hingga September 2014 sebesar USD25,7 miliar atau sekitar Rp294 triliun.

Dari total utang tersebut, utang pokok mencapai USD21,1 miliar, sedangkan beban bunga yang harus dibayar sebesar USD4,6 miliar.

Dalam situs resmi BI dijelaskan, dari total utang tersebut utang pemerintah dan bank sentral sendiri mencapai Rp10 miliar. Utang ini terdiri dari beban pokok mencapai USD6,4 miliar dan beban bungan USD3,6 miliar.

Sementara, untuk utang luar negeri swasta mencapai USD15,6 miliar. Total utang yang harus dibayar ini terdiri dari beban pokok sebesar USD14,6 miliar dan beban bunga USD0,9 miliar.

Utang luar negeri swasta didominasi oleh swasta non bank mencapai USD12,5 miliar, sedangkan utang swasta bukan lembaga keuangan mencapai USD10,3 miliar.

Deputi Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan, pelemahan nilai tukar rupiah bergerak melemah. Namun demikian, Mirza tidak khawatir pembayaran utang luar negeri jatuh tempo tidak akan membengkak. Meski utang jatuh tempo cukup besar, Mirza tidak khawatir karena telah menyiapkan dua strategi.

Sebelumnya, Mirza menilai, bahwa Indonesia tidak mengalami krisis ekonomi saat ini jika dilihat dari sisi fundamental negara.

Meski demikian, BI mengingatkan agar Indonesia tetap belajar dari berbagai situasi makro yang pernah dihadapi di masa lalu.

Menurutnya, kondisi yang dihadapi Indonesia sekarang merupakan akibat dari turbulansi di pasar keuangan yang terjadi secara global. Menurutnya, hal ini bukan sebuah krisis.

"Ini berdampak ke semua negara termasuk kita. Kita cuma perlu istirahat, 'minum obat' supaya tidak masuk ICU," kata Mirza di Hotel Luwansa, Jakarta, Selasa (26/11/2013).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang RI Menumpuk Akibat...
Utang RI Menumpuk Akibat Pandemi, Rekomendasi Ini Bisa Diambil Pemerintah
Terungkap! Utang Pemerintah...
Terungkap! Utang Pemerintah Separuh Lebih dari Pinjaman Asing
Utang Pemerintah Masih...
Utang Pemerintah Masih Akan Menumpuk hingga Akhir Tahun, Apa Penyebabnya
Bukan Prioritas, Pemerintah...
Bukan Prioritas, Pemerintah Diminta Stop Dulu Berutang untuk Biayai Infrastruktur
Catet Nih! Utang Indonesia...
Catet Nih! Utang Indonesia Turun ke Rp5.662 Triliun
Utang Luar Negeri RI...
Utang Luar Negeri RI Melambat di Bulan Juli Bukan Kabar Baik, Kok Bisa?
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
1 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
1 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
2 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
2 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Infografis
Rusia Harus Siap Bentrokan...
Rusia Harus Siap Bentrokan Langsung dengan NATO 10 Tahun Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved