PHRI Jabar akan ajukan moratorium hotel

Jum'at, 06 Desember 2013 - 17:25 WIB
PHRI Jabar akan ajukan...
PHRI Jabar akan ajukan moratorium hotel
A A A
Sindonews.com - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat berencana mengajukan moratorium hotel terkait tidak seimbangnya jumlah kamar dan tamu hotel yang datang ke Jawa Barat.

Menurut Ketua PHRI Jabar Herman Muchtar, jumlah kamar hotel di Jabar diperkirakan mencapai 18.000 unit. Di sisi lain, pembangunan hotel hingga saat ini terus berlanjut.

Kondisi tersebut tidak sebanding dengan jumlah wisatawan yang menginap di hotel Jawa Barat. Badan Pusat Statistik (BPS) melangsir, okupansi hotel di Jabar rata-rata 42 persen.

“Jumlah kamar hotel di Jabar idealnya 10.000 unit. Tapi saat ini jumlahnya diperkirakan mencapai 18.000 unit. Selama ini kondisi ini terus terjadi, okupansi hotel di Jabar tidak akan naik,” jelas Herman pada seminar Dewan Pengembangan Ekonomi (DPE) dengan tema Optimalisasi Sarana Industri Pariwisata Kota Bandung, di Balai Kota Bandung, Jumat (6/12/2013).

Melihat kondisi tersebut, PHRI, lanjut dia, akan mengajukan moratorium hotel. Tujuannya, agar pembangunan hotel dibatasi sesuai jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan ini. Apabila usulan tersebut segera terealisasi, pada 2015 diharapkan akan didapatkan keseimbangan baru antara jumlah wisatawan yang menginap dan jumlah kamar hotel.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PHI Group dengan Perhutani...
PHI Group dengan Perhutani Alam Wisata Teken Kerjasama Pengembangan Wisata
Nemuru Hotel Ciputat,...
Nemuru Hotel Ciputat, Destinasi Penginapan Baru di Selatan Jakarta dengan Nuansa Jepang yang Kental
Injak Usia ke-7, Alma...
Injak Usia ke-7, Alma Corp dan The Silk Dago Bandung Jalin Kerja Sama
New Years Eve, Aerotel...
New Years Eve, Aerotel Smile Hotel Usung Street Food Festival
Artotel Group dan Winner...
Artotel Group dan Winner Group Kerja Sama Garap Tiga Proyek Hotel Baru di Batam
Bisnis Perhotelan dan...
Bisnis Perhotelan dan Restoran Berisiko Tingkatkan Kredit Macet
Berita Terkini
INDEF: Wacana Layer...
INDEF: Wacana Layer Cukai Rokok Murah Berisiko Tekan Penerimaan Negara
7 menit yang lalu
8 Juta Sertifikat Tanah...
8 Juta Sertifikat Tanah Gratis Bakal Diterbitkan untuk MBR, Intip Tiga Kategorinya
18 menit yang lalu
Pemanfaatan Big Data...
Pemanfaatan Big Data Analytics di Perusahaan Reasuransi
33 menit yang lalu
IHSG Ditutup Bertahan...
IHSG Ditutup Bertahan di Level 6.039, Ada 439 Saham Menguat
1 jam yang lalu
LKPP 2025 Raih Opini...
LKPP 2025 Raih Opini WTP dengan Defisit Terkendali, Purbaya Selesaikan Temuan BPK
2 jam yang lalu
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
2 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved