Pelemahan rupiah tak pengaruhi bisnis IMJS

Selasa, 10 Desember 2013 - 10:22 WIB
Pelemahan rupiah tak...
Pelemahan rupiah tak pengaruhi bisnis IMJS
A A A
Sindonews.com - Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) disinyalir tidak akan membuat bisnis penyewaan mobil PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) terpengaruh.

Direktur Utama PT Indomobil Multi Jasa Tbk Jusak Kertowidjojo mengatakan, mayoritas pelanggan sewa mobil persreoan merupakan pelanggan setia sejak lama yang menyewa secara terus menerus dan berkesinambungan, sehingga dampak pelemahan rupiah tidak terasa.

"Yang paling besar penyewanya adalah sektor banking hampir 50 persen, lalu ada consumer product dan logistik," ujar Yusak di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (10/12/2013).

Dia menjelaskan, mayoritas pelanggan sewa mobil milik persreoan berada di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

"Jadi, bukan saja terpusat di Pulau Jawa, namun di wilayah inilah penyewa kita yang paling banyak," ujar dia.

Dia berharap dengan melantainya Indomobil di BEI hari ini, maka akan mendatangkan beberapa keuntungan bagi pengembangan bisnis perusahaan ke depan.

"Untuk pengembangan bisnisnya sendiri terdiri dari meningkatkan pembiayaan, dan satu lagi meningkatkan armada. Namun kita tidak bisa bicarakan itu sekarang," kata Yusak.

Pagi tadi, IMJS mencatatkan saham perdana (listing) di BEI dengan harga saham Rp500. Pada saat penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO), perseroan melepas sebanyak 1,29 miliar lembar saham.

Adapun, target dana IPO mencapai Rp645 miliar yang akan digunakan untuk sumber dana pembiayaan ekspansi dan modal kerja serta mengurangi utang anak usahanya, PT Indorent.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hari Ini! Terakhir Penawaran...
Hari Ini! Terakhir Penawaran Umum PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE)
Wow! PT Multi Bintang...
Wow! PT Multi Bintang Indonesia Tbk Teguk Laba Rp924,7 Miliar di 2022
Wijaya Karya Peroleh...
Wijaya Karya Peroleh Pinjaman dari Sarana Multi Infrastruktur Rp700 Miliar
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
Langsung ARA, Saham...
Langsung ARA, Saham Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) Terbang di Awal Perdagangan Saham Perdana
Dipolisikan, PT Darmi...
Dipolisikan, PT Darmi Bersaudara Tbk Nilai Ada Upaya Kriminalisasi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved