Kinerja DNET melejit pasca transformasi bisnis

Rabu, 11 Desember 2013 - 12:55 WIB
Kinerja DNET melejit...
Kinerja DNET melejit pasca transformasi bisnis
A A A
Sindonews.com - Keputusan PT Indoritel Makmur Indonesia Tbk (DNET) mengubah lini bisnis dari perusahaan informasi teknologi (IT) ke perusahaan yang bergerak di bidang investasi, perdagangan umum, keagenan dan perwakilan tampaknya tepat.

Direktur DNET Evensius Go mengklaim, pasca bertransformasi, perseroan langsung berhasil mempercantik catatan kinerjanya pada periode sembilan bulan tahun ini.

"Laba bersih DNET tercatat meningkat hingga 38,72 persen dibandingkan dengan periode serupa tahun sebelumnya menjadi sebesar Rp85,73 miliar," kata Go di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Rabu (11/12/13).

Perlu diketahui, DNET melalui rights issue yang telah dilaksanakan pada pertengahan tahun ini bertransformasi menjadi salah satu perusahaan konsumen terdepan di Indonesia yang memiliki penyertaan pada PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), PT Nippon Indosari Corporindo Tbk (ROTI) dan PT Indomarco Prismatama (Indomaret) masing-masing sebesar 35,8 persen; 31,5 persen dan 40 persen.

Dengan penyertaan tersebut, aset perseroan turut melejit cukup signifikan. "Aset kami juga meningkat sebesar 42,01 persen per September 2013 menjadi sebesar Rp7,06 triliun yang didapat dari hasil rights issue yang digelar tahun ini," papar dia.

Lebih lanjut Even Go mengatakan bahwa perusahaan memiliki strategi untuk lebih memperkuat posisi sebagai perusahaan konsumen terkemuka di Indonesia. Perseroan akan meningkatkan nilai merek dan penguasaan pasar dengan mendukung pertumbuhan dan perkembangan berkelanjutan dari perusahaan asosiasi.

Selain itu, perseroan juga akan meningkatkan profitibilitas dan pengembalian modal. Selain itu, perseroan juga mengevaluasi peluang bisnis yang baru dan saling melengkapi.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Masih Pandemi, Induk...
Masih Pandemi, Induk Usaha Indomaret Raup Cuan Rp60,8 Miliar
Pendapatan Meroket,...
Pendapatan Meroket, Laba Perusahaan Induk Indomaret Malah Turun 37%
Cuan! Laba Induk Usaha...
Cuan! Laba Induk Usaha Indomaret Meroket 760% di Kuartal II/2021
BUMA Terbitkan Obligasi...
BUMA Terbitkan Obligasi I Tahun 2023, Masa Penawaran Berakhir Besok
Mantul, Laba Produsen...
Mantul, Laba Produsen Indomie Tembus Rp2,8 Triliun
Cari Pengganti Gandum,...
Cari Pengganti Gandum, Indofood Siap Dukung Pengembangan Sorgum
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
25 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
54 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
9 Kampus Terbaik RI...
9 Kampus Terbaik RI Jurusan Bisnis dan Manajemen Versi QS WUR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved