Penjualan rumah kelas menengah 2014 diprediksi lesu

Rabu, 01 Januari 2014 - 16:09 WIB
Penjualan rumah kelas...
Penjualan rumah kelas menengah 2014 diprediksi lesu
A A A
Sindonews.com - Tahun ini dianggap sebagai tahun politik seiring digelarnya pemilihan umum (pemilu) legislatif dan presiden. Namun, kondisi ini juga berdampak pada sektor properti.

Khususnya pada penjualan perumahan tipe cluster atau rumah high middle class dengan kisaran harga Rp500 juta ke atas. "Tahun ini bisa disebut sebagai tahun politik. Dipastikan penjualan rumah menengah ke atas seperti Rp500 juta sampai Rp1 miliar menurun. Mungkin saja, konsumen mengalihkan dananya untuk dana politik," ujar Komisaris PT Griya Bukit Mas, Abdul Khaer, Rabu (1/1/2014).

Dia mengatakan, bisnis properti di Depok memang masih menjanjikan. Namun, untuk tahun politik banyak masyarakat akan berpikir ulang untuk mengambil rumah. Apalagi, bila mereka adalah calon anggota legislatif maupun donatur.

Menurutnya, hal yang sama juga berlaku bagi kepemilikan rumah kedua. "Kalau di perbankan, di akhir tahun itu lebih banyak mencari dana pihak ketiga dan jarang pembiayaan untuk properti. Nanti, di pekan kedua dan ketiga Januari biasanya pihak perbankan mulai ada kucuran dana di sektor properti," jelasnya.

Ketua Himpunan Pengusaha Muda (Hipmi) Kota Depok, Mustofa Dwi Putranto mengatakan, setiap mendekati masa pemilu pergerakan properti ikut melambat. Terutama bagi perumahan tipe menengah ke atas.

"Memang benar, setiap memasuki tahun politik dalam bidang properti terkena dampaknya," ujar dia.

Mustofa mengungkapkan, pihak perbankan masih menunggu dampak atau gejolak ekonomi yang terjadi. Terlebih lagi, pengembang perumahan kelas menengah-atas yang sering berhubungan dengan perbankan.

"Perbankan juga masih wait and see di tahun politik ini. Mereka juga masih menunggu apakah ada gejolak ekonomi, seperti suku bunga dan lainnya," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Berita Terkini
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
44 menit yang lalu
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
3 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
3 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
13 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
14 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
14 jam yang lalu
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved