Indeks manufaktur Zona Euro tertinggi dalam 31 ​​bulan

Kamis, 02 Januari 2014 - 19:52 WIB
Indeks manufaktur Zona...
Indeks manufaktur Zona Euro tertinggi dalam 31 ​​bulan
A A A
Sindonews.com - Aktivitas bisnis di Zona Euro mencatat pertumbuhan terkuat dalam 31 ​​bulan tanda terbaru pemulihan, meskipun Perancis tetap berada di wilayah resesi.

Markit Economics mencatat komposit indeks manajer pembelian (purchasing managers index/PMI) Zona Euro untuk Desember naik menjadi 52,7 poin dari 51,6 poin pada November 2013, sebagai kenaikan bulanan ketiga berturut-turut.

"Kemajuan penguatan di sektor manufaktur membantu pemulihan kawasan euro menjadi lebih kuat," kata kepala ekonom Markit, Chris Williamson, seperti dilansir dari AFP, Kamis (2/1/2014).

Data terakhir menunjukkan peningkatan produksi sekitar satu persen pada kuartal terakhir 2013. "Dengan produsen melaporkan pertumbuhan lebih lanjut dari pesanan baru, ekspor dan backlog kerja. Panggung diatur awal tahun 2014 yang baik, di mana ada kemungkinan sektor manufaktur akan bermakna membantu mendorong pemulihan meskipun masih sederhana," jelas Williamson.

Jerman, Italia dan Spanyol mencatat kenaikan terkuat dalam output sejak awal 2011, tapi di sisi lain Perancis mencatat penurunan steepening sebagian karena penurunan ekspor. "Ini menunjukkan bahwa daya saing merupakan isu kunci di sektor manufaktur Perancis," ujar Williamson.

Berbeda dengan Yunani yang mencatat angka tertinggi dalam 52 bulan, Perancis jatuh ke level terendah dalam tujuh bulan. Tingkat pekerjaan memegang pertumbuhan pada Desember stabil, hal ini kreasi di Jerman, Italia dan Irlandia, serta perlambatan PHK di Spanyol dan Yunani. Namun, pengangguran di Perancis dan Austria mempercepat.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rem Utang Jerman Blong,...
Rem Utang Jerman Blong, Ekonomi Zona Euro dalam Bahaya
Data S&P Global Ungkap...
Data S&P Global Ungkap Ekonomi Zona Euro Berisiko Dihantam Resesi Ekonomi
Eropa Butuh 500 Miliar...
Eropa Butuh 500 Miliar Euro untuk Pemulihan Pasca-Pandemi
Uni Eropa Resmi Deklarasikan...
Uni Eropa Resmi Deklarasikan Zona Kebebasan LGBT
Uni Eropa Siapkan 2,4...
Uni Eropa Siapkan 2,4 Miliar Euro untuk Kemitraan Transisi Energi di Indonesia
UE Gelontorkan 500 Ribu...
UE Gelontorkan 500 Ribu Euro Bantu Korban Gempa di Sulawesi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved