Pertamina Shipping akan diluncurkan Juli 2014

Rabu, 08 Januari 2014 - 16:03 WIB
Pertamina Shipping akan...
Pertamina Shipping akan diluncurkan Juli 2014
A A A
Sindonews.com - PT Pertamina (Persero) berencana membentuk anak usaha yang bergerak di bidang angkutan laut (shipping) yang akan diberi nama PT Pertamina Shipping.

"Pada 2014, kita akan membangun anak usaha shipping. Kita akan kembangkan untuk berlayar, kita ingin go ocean karena shipping ini adalah kebutuhan Pertamina untuk menjadi Energy Champion di Asia," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (8/1/2014).

Saat ini, jumlah kapal yang digunakan Pertamina sebanyak 201 unit kapal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 59 unit merupakan kapal milik sendiri dan 142 sisanya merupakan kapal sewa.

Dengan adanya anak usaha yang khusus mengurusi perkapalan, dia mengatakan, diharapkan Pertamina di masa depan akan memiliki lebih banyak armada kapal yang berstatus milik sendiri, sehingga menurunkan beban sewa kapal yang pada akhirnya membuat perusahaan memiliki daya saing lebih tinggi.

"Target kita bisa memiliki 100 tanker dalam 5-6 tahun ke depan. Idealnya, kita punya kapal besar dan kecil 200 tanker. Perkuatan armada milik Pertamina akan semakin diperlukan di masa mendatang, termasuk dalam upaya mendukung transportasi hasil produksi minyak bagian Pertamina di luar negeri yang diprioritaskan untuk dibawa ke Tanah Air, seperti dari lapangan produksi di Aljazair maupun Irak yang baru saja diakuisisi oleh perusahaan,” tutur dia.

Dengan dibentuknya anak usaha ini, nantinya akan memenuhi kebutuhan Pertamina untuk mengangkut bahan mentah maupun hasil produk dari perusahaan pelat merah tersebut. Rencananya, anak perusahaan tersebut akan di-launching pada Juli 2014.

"(Pertamina) Shipping kita akan launching Juli tahun ini. Sekarang administrasi sudah 60 persen. Tinggal tunggu perizinan Kementerian BUMN dan sebagainya. Prosesnya sama seperti kita membangun anak usaha dulu," papar dia.

Meskipun tidak menyebutkan secara rinci, namun dia memperkirakan nilai investasi pembentukan anak usaha tersebut mencapai ratusan juta USD.

"Itu nanti ada hitungannya, tergantung harga baja, misalnya untuk satu kapal seperti ini (MT Gunung Geulis) itu saja USD50 juta," pungkas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
42 menit yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
1 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
1 jam yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
2 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
13 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
13 jam yang lalu
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved