Sulsel miliki Koperasi terbanyak di Indonesia

Senin, 20 Januari 2014 - 19:16 WIB
Sulsel miliki Koperasi...
Sulsel miliki Koperasi terbanyak di Indonesia
A A A
Sindonews.com - Dari total 200.808 unit koperasi yang ada di Indonesia, sebanyak 8.180 diantaranya berada di Sulawesi Selatan (Sulsel). Angka tersebut menempatkan daerah ini sebagai wilayah dengan jumlah koperasi terbanyak di Indonesia.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Syarifuddin Hasan mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi perkembangan koperasi di Sulsel. Sektor ini diyakini mampu mendorong perekonomian dan menyerap banyak tenaga kerja.

"Kita harapkan terus tumbuh. Pemerintah pun terus memberdayakan koperasi dan usaha mikro kecil menengah. Apalagi ke depan Indonesia akan menjadi salah satu negara favorit tujuan investasi setelah China dan India," ungkapnya saat memberikan kuliah umum di Universitas Negeri Makassar (UNM), Senin (20/1/2014).

Menurutnya, salah satu upaya pemerintah memajukan koperasi dan usaha kecil, dengan mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), di mana realisasi dalam enam tahun sejak digulirkan pada 2007, telah mencapai Rp133,8 triliun dengan jumlah debitur 9,8 juta.

Namun, masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak tertarik menjadi pengusaha. Data Kementerian Koperasi menyebutkan, 83 persen lulusan perguruan tinggi di Indonesia lebih memilih menjadi karyawan baik swasta maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Jumlah sarjana yang berminat menjadi pengusaha hanya 6,4 persen. Padahal generasi muda Indonesia harus tampil dalam menghadapi ASEAN Economic Cummunity (AEC) 2015. Karena itu, dia berharap ke depan pola pikir mahasiswa Indonesia harus dirubah, dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.

"Dalam menciptakan lapangan kerja bukanlah hal yang mudah. Akan ada banyak tantangan dan risiko. Tapi jika sukses, hasilnya tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tapi juga keluarga, lingkungan, dan negara," kata Syarif.

Direktur Makassarprenuer, Bahrul Ulum mengatakan, jumlah pengusaha di daerah ini masih berkisar 0,21 persen dari jumlah delapan juta penduduk Sulsel. Sementara idealnya jumlah pengusaha mencapai dua persen dari jumlah penduduk.

"Masih banyak masyarakat beranggapan bahwa yang namanya bekerja itu masuk pagi dan pulang sore. Ini dibuktikan dengan jumlah pendaftar PNS yang tinggi. Harusnya pemerintah menghentikan penerimaan PNS, sehingga para sarjana untuk mau berusaha," kata Bahrul.

Dia menambahkan, masalah yang menghambat dunia usaha juga terkadang berasal dari pemerintah. Karena banyaknya prosedur yang harus dilalui untuk mendirikan sebuah perusahaan. Terbukti indeks kemudahan berinvestasi di Indonesia masih kalah dengan Singapura.

Negeri tetangga tersebut hanya membutuhkan waktu tiga hari sedang Indonesia bisa sampai satu bulan dengan memenuhi persyaratan mulai dari tingkat RT sampai ke banyak dinas terkait. Selain itu, pelaku UMKM juga merasa berat dengan adanya aturan pajak 1 persen.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tranformasi Koperasi...
Tranformasi Koperasi untuk Generasi Muda
Anggota KSP Sejahtera...
Anggota KSP Sejahtera Bersama Minta Kemenkop Bantu Selesaikan Masalah
HUT ke-77 Harkopnas,...
HUT ke-77 Harkopnas, Momentum Persatuan Gerakan Koperasi
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Transformasi Koperasi...
Transformasi Koperasi Digital 4.0 ala MMSI Fokus Sejahterakan Anggotanya
DDI Galbar Gagas Koperasi...
DDI Galbar Gagas Koperasi Berbasis Manajemen Madrasah
Berita Terkini
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
16 menit yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
1 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
3 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
4 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved