OJK beri kemudahan kredit perbankan di Manado dan Karo

Kamis, 23 Januari 2014 - 10:03 WIB
OJK beri kemudahan kredit...
OJK beri kemudahan kredit perbankan di Manado dan Karo
A A A
Sindonews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan kebijakan yang menetapkan Kota Manado dan beberapa kecamatan di Kabupaten Karo sebagai daerah yang mendapatkan perlakukan khusus terhadap kredit perbankan.

Keputusan Dewan Komisioner OJK ini diterbitkan kemarin, Rabu (22/1/2014). Dalam keputusannya, Dewan Komisioner OJK memberikan kelonggaran dalam penetapan kualitas kredit dan pemberian kredit baru perbankan kepada debitur yang terkena dampak bencana alam di sekitar Gunung Sinabung, Kabupaten Karo dan di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Ketua Dewan Komisioner Muliaman D Hadad mengatakan, OJK memperkirakan bencana alam letusan Gunung Sinabung dan banjir bandang di kota Manado akan memberikan dampak signifikan terhadap kinerja perbankan dan perekonomian di daerah setempat, khususnya di daerah yang secara langsung terkena bencana.

“Untuk itu, OJK melihat perlunya upaya-upaya khusus untuk mempercepat pemulihan kinerja perbankan dan kondisi perekonomian pasca bencana alam tersebut,” kata Muliaman dalam rilisnya, Kamis (23/1/2014).

Dia menjelaskan, kebijakan ini merupakan kelanjutan kebijakan dalam memberikan perlakuan khusus terhadap kredit yang disalurkan untuk debitur atau proyek di lokasi distressed area.

Menurut Muliaman, daerah yang ditetapkan untuk mendapatkan perlakuan khusus terhadap kredit bank adalah Kota Manado dan empat kecamatan di Kabupaten Karo, yaitu Kecamatan Payung, Nawantran, Simpang Ampat dan Tiganderket.

Dia menuturkan, kebijakan ini mengacu pada Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/15/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006 tentang Perlakuan Khusus terhadap Kredit Bank bagi Daerah-Daerah Tertentu di Indonesia yang Terkena Bencana Alam.

Perlakukan khusu itu, meliputi penilaian kualitas kredit dengan plafon maksimal Rp5 miliar, kualitas kredit yang direstrukturisasi, pemberian kredit baru terhadap debitur yang terkena dampak bencana, serta pemberlakuan untuk bank syariah.

“Kebijakan ini berlaku selama 3 (tiga) tahun terhitung sejak tanggal terjadinya bencana (Manado, 15 Januari 2014 dan Sinabung sejak tanggal ditetapkannya Keputusan Dewan Komisioner OJK),” tandas dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Pantau Ketat Penyaluran...
OJK Pantau Ketat Penyaluran Kredit Setiap Bank
Restrukturisasi Melandai,...
Restrukturisasi Melandai, OJK Minta Bank Salurkan Kredit Baru
Hampir Setengah Juta...
Hampir Setengah Juta Debitur di Jabar Terdampak Covid-19
Wimboh Prediksi Pertumbuhan...
Wimboh Prediksi Pertumbuhan Kredit Tahun Depan Capai 9%
74 Bank Telah Realisasikan...
74 Bank Telah Realisasikan Restrukturisasi Kredit
Ketua OJK: Skenario...
Ketua OJK: Skenario Terburuk, Kredit Bank Bisa Tidak Tumbuh
Berita Terkini
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
16 menit yang lalu
Airlangga Sangkal PFII...
Airlangga Sangkal PFII Jadi Surga Pencucian Uang: Bukan untuk Dana-dana Gelap
36 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
1 jam yang lalu
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
1 jam yang lalu
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
1 jam yang lalu
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
1 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved