Rupiah diprediksi kian lesu

Jum'at, 24 Januari 2014 - 08:50 WIB
Rupiah diprediksi kian...
Rupiah diprediksi kian lesu
A A A
Sindonews.com - Nilai tukar rupiah kian lesu menyusul sentimen negatif yang berhembus tak kunjung reda seiring pelemahan yang juga terjadi pada sejumlah mata uang regional.

"Laju rupiah masih dalam tren melemah setelah terimbas pelemahan sejumlah mata uang regional," terang Kepala Riset Trust Securities Reza Priyambada, Jumat (24/1/2014).

Pada perdagangan akhir pekan ini ada beberapa mata uang regional yang turut melemahkan rupiah, antara lain baht yang merespon terganggunya aktivitas bisnis dengan masih adanya kerusuhan politik.

Selain itu, yuan yang merespon pelemahan indeks manufakturnya hingga imbas masih melemahnya poundsterling setelah merespon tetapnya suku bunga acuan BoE. Namun demikian, lanjut Reza, rupiah masih punya sedikit peluang.

"DI sisi lain, laju pelemahan rupiah dapat diimbangi dengan penguatan euro pasca merespon kenaikan indeks manufaktur dan service PMI Perancis," ujar dia.

Dengan demikian, laju pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diharapkan dapat ditekan ke area terbatas meskipun tampak trennya masih mendekati angka Rp12.200.

"Laju rupiah berada di bawah support Rp12.134. Rentang rupiah di kisaran Rp12.186-12.158 mengacu kurs tengah BI," pungkas dia.

Kemarin, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI berada di level Rp12.173 per USD atau terdepresiasi 24 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp12.149 per USD.

Nilai tukar rupiah terhadap USD berdasarkan data Bloomberg ditutup pada level Rp12.165 per USD. Posisi ini merosot 22 poin dibanding penutupan Rabu (22/1/2014) di level Rp12.143 per USD.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
3 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
3 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
4 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
4 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
5 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
5 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved