Akses menuju toko terputus, pengusaha uring-uringan

Kamis, 06 Februari 2014 - 12:09 WIB
Akses menuju toko terputus,...
Akses menuju toko terputus, pengusaha uring-uringan
A A A
Sindonews.com - Genangan air yang melumpuhkan akses jalan menuju kawasan perdagangan seperti Hayam Wuruk, Pinangsia dan Glodok membuat pengusaha uring-uringan. Pasalnya, imbas dari genangan air itu telah mengakibatkan sejumlah lahan usaha mereka merugi hingga miliaran rupiah.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Sarman Simanjorang mengatakan, tahun lalu, banjir tidak sampai menggenangi kawasan Hayam Wuruk dan sekitarnya. Namun, pada tahun ini genangan air di kawasan itu mencapai ketinggian 50 cm hingga melumpuhkan akses masuk ke toko pedagang.

"Ada 3.000 toko di kawasan Glodok seperti Lindeteves, Glodok Jaya, Harco, LTC dan Glodok City dan hampir 75 persen toko terpaksa tidak dapat berdagang," katanya saat dihubungi, Kamis (6/2/2014).

Ia menjelaskan, di kawasan tersebut, omzet pedagang di masing-masing toko perhari sekitar Rp5 juta. Akibat lumpuhnya akses menuju lahan usaha mereka, kerugian ditaksir mencapai Rp12 miliar perhari. "Jumlah ini belum termasuk kerugian pedagang di sepanjang Jalan Hayam Wuruk," ujarnya.

Sarman melanjutkan, selain di Glodok, sejumlah pusat perdagangan seperti di kawasan JIEP, Pulo Gadung, Mangga Dua dan Kelapa Gading, juga tergenang. Alhasil, beberapa toko terpaksa ditutup lantaran karyawan tidak bisa masuk akibat terhadang genangan. "Tapi, kerugian di kawasan itu belum bisa dikalkulasikan," terangnya.

Atas persoalan ini, lanjut Sarman, pengusaha meminta Pemerintah Provinsi DKI bisa cepat menanggulangi banjir di Ibukota Jakarta. Sebab, tiap kali musibah banjir melanda, geliat bisnis di Ibukota mengalami kerugian yang tidak sedikit.

"Sebagai pusat bisnis, perdagangan pariwisata dan investasi, Jakarta harus mampu menekan dampak banjir. Jika itu terjadi, investor, wisatawan tidak ragu datang ke Jakarta," tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Studi Ungkap Kerugian...
Studi Ungkap Kerugian Akibat Banjir Dahsyat di Asia Tembus Rp333 Triliun
Banjir Bikin Pengusaha...
Banjir Bikin Pengusaha Ritel Tekor Ratusan Juta
Luhut: Potensi Kerugian...
Luhut: Potensi Kerugian Banjir Rob Capai Rp1000 Triliun
BNPB: Kerugian Akibat...
BNPB: Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Capai Rp1,6 Triliun
Petugas Masih Taksir...
Petugas Masih Taksir Kerugian Banjir dan Longsor Ciganjur Jaksel
BPBD: Aceh Tamiang Telan...
BPBD: Aceh Tamiang Telan Kerugian Rp200 Miliar Akibat Banjir Sepekan
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
13 menit yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
28 menit yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
2 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
3 jam yang lalu
Infografis
Miliarder Elon Musk...
Miliarder Elon Musk Sebut Amerika Serikat sedang Menuju Bangkrut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved