Ratusan kapal ikan 30 GT di tak melaut

Kamis, 13 Februari 2014 - 12:50 WIB
Ratusan kapal ikan 30...
Ratusan kapal ikan 30 GT di tak melaut
A A A
Sindonews.com - Akibat dilarang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, ratusan kapal penangkap ikan di Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan dengan klasifikasi 30 GT ke atas, tidak melaut.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan, Zulfachri Siagian mengatakan, tidak melautnya ratusan kapal ikan, karena tidak dibenarkannya lagi, kapal-kapal ikan di atas 30 GT menggunakan BBM bersubsidi.

Dikhawatirkan bila nelayan tidak melaut, kehidupan nelayan di Kota Medan akan bertambah sengsara. Sehingga akan banyak para anak-anak nelayan, yang putus sekolah.

Sementara, Ketua Assosiasi Pengusaha Perikanan Gabiion Belawan (AP2GB) RB Sihombing, kesepakatan rapat BBM bersubsidi untuk nelayan pada Rabu (5/2/2014), sesuai Permen ESDM No 18/2013.

Dia mengatakan, hasil kesepakatan rapat tersebut, telah ditanda tangani Ditjen Migas M Hidayat, Ditjen Perikanan Tangkap M Zaini H, BPH MIGAS A Muhaemien, dan dari PT Pertamina Deny Djukardi.

Bila pihak pengelola kapal penangkap ikan dengan klasifikasi 30 GT ke atas tidak dibenarkan menggunakan BBM bersubsidi. "Karena itu, mereka tidak mampu membeli BBM dengan harga industri yang mencapai Rp12.000 per liter," kata dia, Kamis (13/2/2014).

Akibat kebijakan tersebut, dengan tidak melautnya hampir seluruh kapal penangkap ikan di pelabuhan perikanan Gabion Belawan ribuan awak kapal atau buruh nelayan sejak beberapa hari lalu tidak mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka.

Dia berharap, kepada pihak-pihak terkait hendaknya dapat mengkaji ulang tentang BBM bersubsidi kepada kapal di atas 30 GT tersebut.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Tepat Sasaran, Hanya...
Tak Tepat Sasaran, Hanya 40 Persen Masyarakat Tak Mampu Penerima Subsidi BBM
Menilik Urgensi Reformasi...
Menilik Urgensi Reformasi Subsidi BBM, Jangan Lupakan 2 Hal Ini
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
DPR Usul Sistem Pemberian...
DPR Usul Sistem Pemberian Subsidi BBM Diubah
Berita Terkini
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
9 menit yang lalu
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
17 menit yang lalu
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
39 menit yang lalu
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
51 menit yang lalu
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
1 jam yang lalu
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
1 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved