Pemerintah diminta tindak tegas travel online ilegal

Kamis, 13 Februari 2014 - 15:24 WIB
Pemerintah diminta tindak...
Pemerintah diminta tindak tegas travel online ilegal
A A A
Sindonews.com - Biro Perjalanan di Kota Makassar menuntut pemerintah bertindak tegas mengatasi maraknya travel online yang disinyalir ilegal.

Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Sulsel Didi Leonardo Manaba mengatakan, pemerintah harus bisa memberikan satu regulasi yang melindungi konsumen dan juga pengusaha penjual jasa travel.

“Pemerintah jangan lepas tangan begitu saja. Membuat satu usaha harus tentunya memiliki badan hukum, sehingga jika terjadi permasalahan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya, Kamis (13/2/2014).

Menurut Didi, banyak yang beranggapan membuat usaha travel itu gampang. Anggapan itulah yang akhirnya memicu banyaknya kasus bermunculan dimana konsumen sudah mentransfer uang akan tetapi mendapatkan nomor booking tiket palsu. Atau ketika sampai di tujuan yang bersangkutan tidak dijemput.

Karena itu, pihaknya meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan hal tersebut. Sebab tidak semua pengusaha travel legal juga masuk dalam keanggotaan Asita. Sehingga jika terdapat satu regulasi, maka semua pihak dapat terlindungi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Jufri Rachman juga mengakui jika saat ini tengah marak melihat adanya ketidakadilan dalam persaingan bisnis terutama di bidang travel.

“Orang mengatasnamakan teknologi, berinvestasi sejumlah uang, kemudian membuka usaha travel secara online namun ketika dilakukan pemesanan tiket dan bermasalah alamatnya tidak jelas. Kalau mau dikomplain susah,” Kata Jufri.

Jufri hanya berharap Asita mampu merangkul travel-travel ini dalam asosiasi sehingga dapat dipantau. Dia juga mengaku tidak bisa berbuat banyak, sebab hal ini terkait dengan persaingan usaha yang terjadi.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Federasi Pariwisata...
Federasi Pariwisata Sarbumusi Dukung Pemerintah Percepat Pemulihan Pariwisata
Berita Terkini
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
36 menit yang lalu
Pegadaian Raih Penghargaan...
Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026 Berkat Kontribusi Nyata pada Asta Cita
38 menit yang lalu
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
46 menit yang lalu
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
1 jam yang lalu
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
1 jam yang lalu
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Seluruh SPBU Jual B50 Mulai Oktober 2026
2 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved