Garuda juga batalkan penerbangan ke Semarang

Jum'at, 14 Februari 2014 - 12:39 WIB
Garuda juga batalkan...
Garuda juga batalkan penerbangan ke Semarang
A A A
Sindonews.com - PT Garuda Indonesia (Persero) pada hari ini juga membatalkan seluruh penerbangannya dari dan menuju Semarang karena bandara tersebut ditutup akibat erupsi Gunung Kelud.

VP Corporate Communication Garuda Indonesia Pujobroto mengatakan, sesuai perkembangan terakhir, Garuda Indonesia juga membatalkan seluruh penerbangan ke dan dari Semarang pada hari ini.

Sebelumnya, akibat letusan Gunung Kelud di Kediri, Jawa Timur, yang terjadi pada 13 Februari 2014 pukul 22.50 WIB, Garuda Indonesia telah membatalkan seluruh penerbangan dari dan ke Surabaya, Malang, Jogjakarta dan Solo.

"Berkaitan dengan situasi tersebut, bagi para penumpang yang telah memiliki jadwal penerbangan dari dan ke empat kota tersebut dapat melakukan penjadwalan ulang maupun membatalkan (refund) penerbangannya tanpa dikenakan biaya," kata Pujo dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (14/2/2014).

Penutupan Bandara Juanda Surabaya, Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Bandara Adi Sucipto Jogjakarta dan Bandara Adi Sumarmo Solo tersebut sesuai dengan ASTHAM 0369/14, sejenis pemberitahuan/NOTAM (notice to airman) seri khusus dengan format tertentu yang berisi tentang perubahan aktivitas gunung berapi, erupsi dan awan abu yang berpotensi berpengaruh terhadap pengoperasian pesawat yang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan.

Garuda Indonesia saat ini melayani penerbangan dari Jakarta – Surabaya sebanyak 16 kali per hari, Surabaya – Jakarta 17 kali per hari, Jakarta – Malang pergi pulang (PP) dua kali per hari, Jakarta – Jogjakarta PP 10 kali per hari, Jakarta – Solo PP lima kali per hari dan Jakarta – Semarang PP sembilan kali per hari.

Garuda Indonesia akan terus memonitor situasi dan perkembangan berkaitan dengan aktivitas Gunung Kelud serta kesiapan tiap-tiap Bandara untuk kembali melaksanakan operasional penerbangan.

Garuda Indonesia akan terbang kembali ke Surabaya, Malang, Jogjakarta dan Solo setelah keempat bandara tersebut dinyatakan dibuka kembali oleh otoritas yang berwenang. Garuda juga akan memonitor perkembangan lebih lanjut terkait operasional penerbangan di Bandara Ahmad Yani, Semarang.

"Garuda Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan penerbangan ke lima tujuan tersebut dikarenakan oleh situasi force majeur dan di luar kendali Garuda Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, para penumpang dapat menghubungi contact center Garuda Indonesia di nomor (021)2351-9999 atau 0-804-1-807-807," tutur dia.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Mampu Bayar Hutang,...
Tak Mampu Bayar Hutang, PT Garuda Indonesia Bangkrut
Intip 5 Siasat Garuda...
Intip 5 Siasat Garuda Indonesia Saat Beban Utang Terus Membengkak
Menakar Skema Penyelamatan...
Menakar Skema Penyelamatan Garuda Indonesia di Tengah Lilitan Utang Jumbo
Dirut Garuda Indonesia...
Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra: Garuda Siap Mengembalikan Kepercayaan Publik
Sanggupkah Garuda Indonesia...
Sanggupkah Garuda Indonesia Selamat, Ini Kata Dirutnya!
Selamatkan Garuda Indonesia,...
Selamatkan Garuda Indonesia, Pengamat Penerbangan Minta Semua Pihak Satu Bahasa
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
13 menit yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
2 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
4 jam yang lalu
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
5 jam yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved