Rumah mewah butuh 10 konsultan interior

Senin, 17 Februari 2014 - 18:41 WIB
Rumah mewah butuh 10...
Rumah mewah butuh 10 konsultan interior
A A A
Sindonews.com - Mobilitas atau kesibukan masyarakat perkotaan saat ini, membuat tren kebutuhan konsultan properti meningkat. Hal itu terutama terjadi pada kelas menengah (high middle class) yang biasa dikenal dengan pangsa pasar rumah mewah.

Selain itu, pasangan muda yang berniat membangun rumah pribadi, juga biasanya banyak membutuhkan konsultan. Karena terlalu sibuk, sambil melihat lewat internet sebagai referensi. Biasanya mereka menyerahkan langsung segala urusan arsitektur dan desain interior kepada para konsultan.

Desainer interior arsitektur senior PT CI Design, Corry Badarudin mengatakan, masyarakat dan pengembang perumahan di Indonesia kini sudah mulai menghargai profesionalisme. Baik itu dari mulai lantai, dinding, atap, plafon, dan furniture.

"Interior itu ada dua interior arsitektur, dan interior dekorator, kalau saya lebih kepada arsitektur juga termasuk furniture-nya, kalau dekorator kan hanya ruangnya saja dan masyarakat sekarang banyak yang sudah memakai konsultan properti. Karena misalnya lantai maunya marmer atau keramik, motifnya bagaimana, desain diperhatikan lebih detail," jelasnya kepada wartawan, Senin (18/2/2014).

Karena itu, kata dia, seorang desainer interior ataupun konsultan properti wajib mengetahui trend booming saat ini serta teknologi yang digunakan. Jika bicara rumah mewah, bahkan membangun satu rumah butuh sepuluh konsultan.

"Sebagai desainer ataupun konsultan properti, harus ada product knowledge, bicara rumah mewah butuh sepuluh konsultan. Misalnya konsultan arsitektur, interior, struktur, mechanical, listrik, aksen, dan lainnya," papar dia.

Tujuannya, lanjut Corry, masyarakat modern umumnya mencari kehormatan atau prestis untuk mengukur status sosial, hingga alasan kesibukan waktu. Selain itu, semakin banyaknya pilihan produk material, membuat pemilik rumah menyerahkan kepada sang ahli.

"Prestis tentu alasan utama, lalu karena mereka sibuk enggak mau pusing tinggal tunjuk saja, saya sendiri rata-rata menjadi desainer interior arsitektur di kawasan Menteng, Kebayoran, Sentul Bogor, Bali, Palembang, dan kebanyakan rumah tinggal, restoran, hingga hotel di Bandung dan Bali, lebih ke residensial," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kontribusi Industri...
Kontribusi Industri Properti Terhadap PDB
Re/Max Solusi Ajak Generasi...
Re/Max Solusi Ajak Generasi Muda Terlibat dan Investasi Properti
Pasar Properti Membaik,...
Pasar Properti Membaik, Industri Pendukung Properti Lakukan Ekspansi
Sektor Properti Bangkit...
Sektor Properti Bangkit di 2025, Program 3 Juta Rumah Jadi Pendorong
Industri Properti Berikan...
Industri Properti Berikan Dampak Positif ke Pasar Gipsum
Dana Kurang, Tak Ada...
Dana Kurang, Tak Ada Salahnya Pakai Konsep Rumah Tumbuh
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
24 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
32 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
49 menit yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved