RI diminta putus kerja sama LNG dengan China

Rabu, 19 Februari 2014 - 20:38 WIB
RI diminta putus kerja...
RI diminta putus kerja sama LNG dengan China
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Indonesia didesak agar memutuskan penjualan Liquified Natural Gas (LNG) dengan harga murah ke Fujian, China. Karena, hal itu hanya akan menguntungkan bangsa lain ketimbang kesejahteran rakyat Indonesia.

"Setop penjualan gas murah ke Fujian (China). Indonesia miskin, China yang kaya," kata Ketua Presidium Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad), Haris Pertama dalam rilisnya, Rabu (19/2/2014).

Pihaknya menuntut agar pemerintah Indonesia tidak mengekspor LNG ke China, terlebih ekspor tersebut sangat murah. Selain itu, kata dia, kontrak perjanjian kerja sama dengan perusahaan China Nasional Offhore Oil Coorporation (CNOOC) dihentikan atau menghentikan penjualan gas alam cair LNG ke Fujian China.

"Hal itu sama saja membiarkan negara kehilangan pemasukan triliunan rupiah. Yang mengherankan, harga LNG untuk dalam negeri dipatok lebih dari USD10 per MMBTU," ujarnya.

Menurutnya, jika pemerintah memutus kerja sama atau menghentikan ekspor gas dengan CNOOC, maka rakyat Indonesia bisa menikmati pembelian gas dengan harga murah.

Karena itu, dia mendesak agar pemerintah Indonesia segera mengeluarkan keputusan menghentikan penjualan gas murah ke China dan berpihak pada rakyat miskin.

Selain itu, dia juga meminta, pemerintah China segera menghentikan pembeliaan gas murah dari Indonesia. "Kami mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama bebaskan Indonesia dari jajahan penjualan gas ke Fujian (China)," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gandeng Badak LNG, PGN...
Gandeng Badak LNG, PGN Kerja Sama Kembangkan Bisnis LNG
Teken PJB, Kayan LNG...
Teken PJB, Kayan LNG Bakal Pasok LNG untuk PGN
Amankan Pasokan LNG,...
Amankan Pasokan LNG, PGN Sepakati Kontrak dengan Donggi-Senoro LNG
Dukung Transisi Energi,...
Dukung Transisi Energi, Pertagas Niaga dan Reethau Kerjasama Regasifikasi LNG di Kaltim
Sidang Fakta Perkara...
Sidang Fakta Perkara Impor LNG Tegaskan Hari Karyuliarto Tidak Terlibat Keputusan yang Dipersoalkan
Respons Diskusi KPK,...
Respons Diskusi KPK, Kuasa Hukum Hari Karyuliarto Tolak Narasi Kasus LNG.
Berita Terkini
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
27 menit yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
38 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
2 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
3 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved