M Lutfi didesak segera kurangi impor hortikultura

Kamis, 20 Februari 2014 - 12:35 WIB
M Lutfi didesak segera...
M Lutfi didesak segera kurangi impor hortikultura
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Hortikultura Nasional (AHN) berharap, Menteri Perdagangan baru, M Lutfi dapat mengurangi derasnya impor hortikultura di Indonesia.

Sekretaris Jenderal AHN, Ramdansyah mengatakan, pihaknya masih tetap konsisten meminta kepada Kementerian Perdagangan untuk memperhatikan kebutuhan nasional sebelum melakukan importasi pangan dan hortikultura ke dalam negeri.

"UU Hrtikultura No 18/2012 tentang Pangan dan UU No 13/2010 tentang Hortikultura telah memberikan garansi kepada petani untuk dilindungi terkait dengan serbuan impor," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Kamis (20/2/2014).

Menurut Ramdansyah, keluhan petani terhadap gempuran produk pertanian sering menjadi penggung selebritas belaka. Tidak ada hal konkret yang dilakukan Kemendag untuk petani lokal di luar cabai dan bawang. Importasi terhadap 37 produk hortikultura terus meningkat tanpa ada upaya mengurangi volume impor.

Dia mengungkapkan, importir diberikan keleluasaan untuk melakukan importasi sebanyak-banyaknya sepanjang dapat memenuhi 80 persen. "Hal ini mengakibatkan derasnya produk impor hortikultura yang masuk ke pasar Indonesia dan mengakibatkan jatuhnya harga produk lokal," jelasnya.

Ramdansyah menyebutkan, pemerintah lebih senang liberalisasi impor produk tanpa memperhatikan keberadaan hasil produksi lokal. Pemerintah tidak berpihak kepada petani. "Masalah petani hanya menjadi klipingan koran di sejumlah kementerian," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Gara-gara Sengkarut...
Gara-gara Sengkarut Aturan, 1,4 Juta Kg Produk Impor Hortikultura Terancam Busuk
Buah-buahan Juga Bisa...
Buah-buahan Juga Bisa Begitu Manis Bagi Devisa Negara
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Platform Digital Jadi...
Platform Digital Jadi Kunci Produk RI Menerobos Celah ke Pasar China
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
8 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
8 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
9 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
9 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
9 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
9 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved