Wall Street terkoreksi dipicu penjualan rumah

Sabtu, 22 Februari 2014 - 11:04 WIB
Wall Street terkoreksi...
Wall Street terkoreksi dipicu penjualan rumah
A A A
Sindonews.com - Indeks di bursa Wal Street pada perdagangan Jumat waktu setempat ditutup terkoreksi dipicu data penjulan rumah bulan lalu yang menurun untuk ke-18 kalinya. Data ini menekan data sebelumnya yang mendukung pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS).

Faktor cuaca dingin yang ekstrim dan kurangnya ketersediaan perumahan pada Januari di Negeri Paman Sam tersebut dinilai sebagai pendorong menurunnya jumlah pembeli. Kondisi cuaca juga dipandang memberi imbas kurang baik pada pertumbuhan ekonomi AS.

Tercatat penjulan rumah menurun 5,1 persen menjadi 4,62 juta unit. Jumlah ini merupakan yang terendah sejak Juli 2012.

"Setiap data yang mengecewakan dikaitkan dengan cuaca. Sulit meyakini pergerakan pasar saham dalam beberapa jam terakhir karena begitu banyak opsi yang bisa dilakukan mendekati penutupan," kata Direktur Perdagangan Saham Wedbush Securities Michael James seperti dilansir Reuters, Sabtu (22/2/2014).

Sementara The Fed pada pertemuan Rabu kemarin menyatakan bahwa kebijakan yang diambil untuk mengantisipasi perekonomian berkembang pada kecepatan yang moderat pada kuartal berikutnya.

Indeks Dow Jones ditutup turun 29,93 poin atau 0,19 persen ke 16.103,3; S&P 500 melemah 3,53 poin atau 0,19 persen ke 1.836,25 dan Nasdaq susut 4,135 poin atau 0,1 persen ke 4.263,41.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
17 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved