Mendag resmikan Pasar Nyanggelan di Bali

Senin, 24 Februari 2014 - 11:09 WIB
Mendag resmikan Pasar...
Mendag resmikan Pasar Nyanggelan di Bali
A A A
Sindonews.com - Menteri Perdagangan (Mendag) RI, M Lutfi mengatakan, bahwa Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengalokasikan dana dari Tugas Pembantuan sebesar Rp5 miliar untuk merevitalisasi Pasar Nyanggelan.

Hal tersebut dikatakan Mendag saat peresmian pasar tradisional Nyanggelan di Desa Nyanggelan, Panjer, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali, hari ini. Pasar Nyanggelan merupakan salah satu sarana distribusi yang berperan memperlancar arus barang antar wilayah. Khususnya kebutuhan pokok di kota Denpasar.

"Kemendag berkomitmen dalam program kerjanya untuk merevitalisasi pasar tradisional. Ini untuk mengubah citra pasar tradisional dari kesan kotor, semrawut, bau, dan gersang menjadi pasar bersih, tertib, nyaman, sejuk, serta lebih berdaya saing selaras dengan toko modern," kata dia dalm rilisnya, Senin (24/2/2014).

Program revitalisasi pasar tradisional yang dilaksanakan Kemendag melalui dana alokasi khusus (DK) dan Tugas Pembantuan juga untuk mendorong percepatan pembangunan di daerah.

"Pertumbuhan ekonomi di daerah akan memperkuat sektor perdagangan dan meningkatkan daya saing pasar domestik. Hal ini sangat penting dalam menghadapi tantangan dan kompetisi global yang semakin ketat," ujarnya.

Lutfi menggarisbawahi bahwa Kemendag akan terus memantau perkembangan program revitalisasi pasar, termasuk Pasar Nyanggelan. Namun, keberhasilan pelaksanaan program revitalisasi pasar ini tergantung dari kerja sama sinergis dari seluruh pemangku kepentingan.

Mendag juga menjelaskan bahwa omzet transaksi di pasar tradisional sebelum dan setelah direvitalisasi mengalami kenaikan rata-rata sebesar 57 persen.

"Melalui revitalisasi ini, diharapkan pasar tradisional selain dapat membantu mempromosikan produk dalam negeri dan kuliner khas Indonesia, juga dapat mendorong peningkatan daya saing para pelaku UKM agar mampu menghasilkan produk-produk berkualitas dan inovatif kepada konsumen," pungkas Lutfi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Kejagung Geledah Kantor...
Kejagung Geledah Kantor Kemendag Sita Dokumen dan Uang Tunai
Kasus Minyak Goreng,...
Kasus Minyak Goreng, Pengamat: Cabut Izin Perusahaan yang Terbukti Melanggar
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
34 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
57 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved