Indeks manufaktur China Februari anjlok

Senin, 03 Maret 2014 - 16:20 WIB
Indeks manufaktur China...
Indeks manufaktur China Februari anjlok
A A A
Sindonews.com - Kondisi suram terlihat pada aktivitas manufaktur di China. Di saat pabrik-pabrik manufaktur di luar negeri menunjukkan tanda-tanda ekspansi yang solid, negara tersebut justru mengalami penurunan signifikan.

Dalam laporan akhir indeks manajer pembelian (PMI) HSBC, sektor manufaktur jatuh ke angka 48,5 poin pada Februari 2014, terendah dalam tujuh bulan dan penurunan bulanan ketiga secara berturut-turut. Angka tersebut anjlok dari nilai pada Januari 49,5 poin. Namun, dibandingkan perkiraan awal lebih baik, dengan prediksi manufaktur di angka 48,3 poin.

Sementara PMI yang dirilis pemerintah China pada Sabtu, (1/3/2014) sektor manufaktur turun ke 50,2 poin, menunjukkan pertumbuhan paling lambat dalam delapan bulan. PMI di atas 50 poin menunjukkan pertumbuhan, sementara di bawah angka tersebut kontraksi.

"Tanda-tanda menjadi jelas risiko terhadap pertumbuhan PDB yang miring ke sisi negatif," kata Hongbin Qu, kepala ekonom HSBC China, seperti dilansir dari Reuters, Senin (3/3/2014).

Meskipun laju ekspansi China mengalami perlambatan yang tajam, menurut analis dari Bank of America Merrill Lynch, tingkat pertumbuhan 7,5 persen akan dapat dicapai China tahun ini.

Sebagai target jangka panjang, pemerintah China tengah berusaha mengurangi ketergantungan ekonomi pada ekspor, dengan meningkatkan peran konsumsi domestik.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Gelombang Covid-19 Kembali...
Gelombang Covid-19 Kembali Hantam Ekonomi Tiongkok
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Momen Unik saat Presiden...
Momen Unik saat Presiden Prabowo Bicara Bahasa Tiongkok di Beijing
China Rebound, Bidik...
China Rebound, Bidik Pertumbuhan Ekonomi di Atas 6%
Berita Terkini
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
21 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
1 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved