Aher: Hanya orang gila yang jual gunung!
Selasa, 04 Maret 2014 - 10:39 WIB
Aher: Hanya orang gila yang jual gunung!
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), angkat suara soal beredarnya isu Gunung Ciremai dijual ke perusahaan minyak asal Amerika, Chevron, sebesar Rp60 triliun.
"Itu berita hoax, berita bohong," kata Aher di Bandung, Jawa Barat, Senin (3/3/2014) malam.
Disinggung apakah penyebar broadcast perlu diusut, itu perlu dilihat dulu. "Ya kita liat nanti apa menjurus menyudutkan seseorang, apa perlu diusut karena secara Undang Undang Elektronik bisa masuk ke dalam kejahatan elektronik," ucapnya.
Aher mengatakan, penyebar isu benar-benar tidak bertanggungjawab. "Ya tentu kalau diperlukan dia harus diminta pertanggungjawabannya. Kan bisa diusut siapa yang pertama kali mem-broadcast-kan," tuturnya.
Ia pun menegaskan jika Gunung Ciremai tidak akan pernah dijual. "Mana ada undang-undang memperbolehkan menjual gunung, gunung itu milik negara dan tidak boleh diperjualbelikan. Hanya orang gila yang akan menjual gunung," jelasnya.
Aher pun mengingatkan kepada para pengguna gadget untuk menggunakannya dengan cerdas. Broadcast yang belum jelas kebenarannya jangan diteruskan dan dikirimkan ke orang lain. "Jangan terpengaruh oleh berita-berita hoax seperti itu," imbaunya.
Dalam kesempatan itu, ia sedikit memberi penjelasan soal geothermal. "Geothermal itu bukan barang yang berbahaya, justru yang paling dianjurkan," tandasnya.
"Itu berita hoax, berita bohong," kata Aher di Bandung, Jawa Barat, Senin (3/3/2014) malam.
Disinggung apakah penyebar broadcast perlu diusut, itu perlu dilihat dulu. "Ya kita liat nanti apa menjurus menyudutkan seseorang, apa perlu diusut karena secara Undang Undang Elektronik bisa masuk ke dalam kejahatan elektronik," ucapnya.
Aher mengatakan, penyebar isu benar-benar tidak bertanggungjawab. "Ya tentu kalau diperlukan dia harus diminta pertanggungjawabannya. Kan bisa diusut siapa yang pertama kali mem-broadcast-kan," tuturnya.
Ia pun menegaskan jika Gunung Ciremai tidak akan pernah dijual. "Mana ada undang-undang memperbolehkan menjual gunung, gunung itu milik negara dan tidak boleh diperjualbelikan. Hanya orang gila yang akan menjual gunung," jelasnya.
Aher pun mengingatkan kepada para pengguna gadget untuk menggunakannya dengan cerdas. Broadcast yang belum jelas kebenarannya jangan diteruskan dan dikirimkan ke orang lain. "Jangan terpengaruh oleh berita-berita hoax seperti itu," imbaunya.
Dalam kesempatan itu, ia sedikit memberi penjelasan soal geothermal. "Geothermal itu bukan barang yang berbahaya, justru yang paling dianjurkan," tandasnya.
(gpr)
Lihat Juga :