Wall Street rebound dipicu meredanya konflik Ukraina-Rusia

Rabu, 05 Maret 2014 - 08:58 WIB
Wall Street rebound...
Wall Street rebound dipicu meredanya konflik Ukraina-Rusia
A A A
Sindonews.com - Indeks di Wall Street pada perdagangan Selasa waktu setempat dibuka menguat setelah konflik politik antara Ukraina dan Rusia mereda.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa dia hanya akan menggunakan kekuatan di Ukraina sebagai pilihan terakhir. Pernyataannya tersebut melegakan kekhawatiran investor terhadap ketegangan antara Timur-Barat yang bisa memicu perang. Saham global balik arah positif (rebound), sedangkan harga emas, yen Jepang dan obligasi melemah.

"Pelepasan saham pada hari Senin, yang berbalik signifikan pada Selasa menjadi hal biasa dalam kalender perdagangan di 2014. Investor memeiliki selera terhadap pasar saham dan tidak peduli pada resiko geopolitik," kata Kepala analis pasar Interaktive Brokers LLC Andrew Wilkinson seperti dilansir Reuters, Rabu (5/3/2014).

Indeks Dow Jones Industrial berakhir naik 227,85 poin atau 1,41 persen menjadi 16.395,88; S&P 500 melonjak 28,18 poin atau 1,53 persen menjadi 1.873,91 dan Nasdaq menguat 74,671 poin atau 1,75 persen menjadi 4.351,97.

Indeks S&P 500 berakhir pada rekor tinggi untuk kali keduanya sejak Jumat. Pada perdaganga Selasa, sektor industri dan keuangan membukukan kenaikan terbesar. Indeks acuan naik 1,4 persen sepanjang tahun ini.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Kinerja Tumbuh Positif,...
Kinerja Tumbuh Positif, ASABRI Bukukan Kenaikan Aset 12,23% di 2025
37 menit yang lalu
Blok Masela Ditargetkan...
Blok Masela Ditargetkan Produksi 2029, Alokasi Gas Domestik Capai 60%
52 menit yang lalu
Pasar Kripto Masih Sideways,...
Pasar Kripto Masih Sideways, Bittime Futures Bisa Jadi Alternatif Strategi
1 jam yang lalu
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
1 jam yang lalu
Dibuka Naik Tipis, IHSG...
Dibuka Naik Tipis, IHSG Langsung Balik Arah Turun 0,24% ke 6.093
2 jam yang lalu
Purbaya Tarik Dana SAL,...
Purbaya Tarik Dana SAL, BTN Siap Kembalikan Rp38 Triliun
3 jam yang lalu
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved