Pendapatan Telkom 2013 tembus Rp83 T

Minggu, 09 Maret 2014 - 13:53 WIB
Pendapatan Telkom 2013...
Pendapatan Telkom 2013 tembus Rp83 T
A A A
Sindonews.com - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) hingga akhir 2013 membukukan pendapatan usaha sebesar Rp82,9 triliun atau naik 7,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya dari Rp77,1 triliun.

Meningkatnya pendapatan tersebut seiring dengan pertumbuhan pendapatan usaha anak perusahaan, yaitu Telkomsel sebesar 10,1 persen. Direktur Keuangan TLKM Honesti Basyir mengatakan, voice selular dan layanan data merupakan kontributor terbesar dari pendapatan usaha Telkom Group.

Honesti menuturkan, voice bisnis selular berkontribusi sebesar 38,7 persen. Data, internet dan layanan IT berkontribusi sekitar 38,2 persen.

“Lalu diikuti oleh pendapatan voice jaringan tetap dengan kontribusi 11,7 persen. Sementara kontribusi lainnya sebesar 11,4 persen adalah dari interkoneksi, jaringan dan lain-lain,” kata dia di Jakarta akhir pekan ini.

Honesti melanjutkan, pendapatan telepon terdiri dari selular (pendapatan pemakaian, pendapatan abnomen bulanan, dan fitur) sebesar Rp32,1 triliun dan tidak bergerak (pendapatan pemakaian, call center dan lain lain) sebesar Rp9,7 triliun.

Sementara pendapatan interkoneksi, yang terdiri dari interkoneksi domestik dan transit serta interkoneski internasional sebesar Rp4,8 triliun. Dia mengungkapkan, untuk jumlah pendapatan data, internet dan jasa IT sebesar Rp31,7 triliun. Sedangkan jumlah pendapatan jaringan sebesar Rp1,2 triliun.

“Jumlah pendapatan jasa telekomunikasi lainnya sebesar Rp3,3 triliun,” ujar dia.

Dia menambahkan, beban operasional dan pemeliharaan menjadi kontributor utama, yakni sebesar 35,1 persen dari total beban. Sementara beban depresiasi dan amortisasi serta beban pegawai masing-masing memberikan kontribusi 28,6 persen dan 17,7 persen.

Biaya operasional dan pemeliharaan juga mengalami peningkatan 15,1 persen dibandingkan tahun lalu menjadi Rp19,3 triliun, yang antara lain disebabkan oleh percepatan penyebaran BTS Telkomsel untuk antisipasi pertumbuhan penggunaan mobile broadband.

Selain itu, pengguna layanan fixed broadband juga naik 28,7 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya menjadi 3 juta pelanggan. Menurut Honesti, pengguna layanan mobile data juga berhasil tumbuh 10,8 persen dari periode yang sama tahun lalu menjadi 60,5 juta pengguna.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Isu Hangat Selama Tiga...
Isu Hangat Selama Tiga Tahun ke Belakang di Industri Jaringan Telekomunikasi
Menanti Sepak Terjang...
Menanti Sepak Terjang Alexander Rusli Kembali ke Industri Telekomunikasi
XL Axiata Jual Aset...
XL Axiata Jual Aset Infrastruktur Telekomunikasi, Nilainya Rp5,9 Miliar
Telkom Buka Program...
Telkom Buka Program Magang 311 Mahasiswa, Pendaftar Capai 40.000 Orang
Baru 3 Tahun Pimpin...
Baru 3 Tahun Pimpin Telkom, Pengamat: Masa Jabatan Ririek Masih Panjang
Data IndiHome Diduga...
Data IndiHome Diduga Bocor, Telkom Pastikan Terproteksi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
8 Mobil Terkencang 2025,...
8 Mobil Terkencang 2025, Tenaganya Tembus 2.107 HP!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved