Bangun pabrik di Pati, investasi Indocement bengkak

Senin, 10 Maret 2014 - 14:11 WIB
Bangun pabrik di Pati,...
Bangun pabrik di Pati, investasi Indocement bengkak
A A A
Sindonews.com - Nilai investasi yang harus dikucurkan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) seiring rencana pembangunan pabrik semen di Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng) membengkak hampir dua kali lipat dari perkiraan sebelumnya.

INTP diperkirakan harus merogoh kocek hingga Rp7 triliun agar pabrik semen tersebut bisa beroperasi. Pembengkakan nilai investasi ini seiring lambatnya proses pembuatan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) pabrik semen yang akan didirikan di Kecamatan Kayen dan Tambakromo Kabupaten Pati.

Melalu anak perusahaannya yakni PT Sahabat Mulia Sakti (PT SMS) sudah mulai menggarap Amdal sejak 2011. Namun hingga tiga tahun dokumen tersebut tidak kunjung rampung. Ada banyak penyebab terkait lambatnya proses ini. Mulai dari hal-hal teknis yang memang harus diakomodir dalam dokumen Amdal hingga masih adanya penolakan dari sekelompok elemen masyarakat.

"Dulu taksiran kita investasi hanya sekitar Rp4 triliun. Tapi kalau sekarang angkanya bisa tembus Rp7 triliun," kata Direktur PT SMS, Alexander Frans di sela-sela sosialisasi dengan gabungan kelompok tani (Gapoktan) Kecamatan Kayen dan Tambakromo, Pati, Senin (10/3/2013).

Saat ini, kata Alex proses penyusunan dokumen Amdal sudah memasuki tahap finishing. Pihaknya hanya tinggal melengkapi hasil kajian terkait lalu lintas kendaraan jika pabrik semen tersebut sudah beroperasi.

Pihaknya berencana akan melebarkan akses jalan sejauh 18 kilometer dari Jembatan Tanjang yang mengarah ke lokasi tapak pabrik dan lokasi pengambilan bahan baku di Kecamatan Kayen dan Tambakromo. Badan jalan yang semula 4,5 meter akan dilebarkan hingga 8 meter. "Kalau diprosentase sekarang sudah di atas 90 persen," ujarnya.

Alex memperkirakan dokumen Amdal tersebut benar-benar rampung akhir Maret ini. Setelah itu, dokumen tersebut siap diuji publik dalam sidang komisi Amdal yang dihadiri berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan warga yang mendukung maupun menolak pendirian pabrik semen di Pati.

"Nanti silakan dikritisi dokumen itu. Yang pasti berbagai masukan, saran hingga kritik dari masyarakat sudah kita akomodir. Kami siap menerima apapun hasil dari sidang Amdal itu," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Anggaran Jumbo Infrastruktur...
Anggaran Jumbo Infrastruktur dan Dana Abadi RI Angkat Optimisme Industri Semen
RUPST Indocement Putuskan...
RUPST Indocement Putuskan Pembagian Dividen Rp1,8 Triliun
Hingga Juni, Penjualan...
Hingga Juni, Penjualan Domestik Indocement Tumbuh 8,8%
Terpapar Pandemi, Laba...
Terpapar Pandemi, Laba Bersih Indocement Terkuras 5,02 Persen
Seribu Karyawan Indocement...
Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong
Industri Semen Mulai...
Industri Semen Mulai Bangkit Berkat Sejumlah Kebijakan Pemerintah
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
39 menit yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
54 menit yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
1 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
1 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
2 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
2 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved