Pefindo naikkan peringkat SDRA jadi A-

Senin, 10 Maret 2014 - 14:57 WIB
Pefindo naikkan peringkat...
Pefindo naikkan peringkat SDRA jadi A-
A A A
Sindonews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menaikkan peringkat PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk (SDRA) menjadi idA- dari sebelumnya idBBB+.

Selain itu, Pefindo juga memberikan peringkat serupa untuk Obligasi I dan II/2012 milik perseroan yang masih beredar masing-masing senilai Rp175 miliar dan Rp100 miliar. Sedangkan peringkat Obligasi Subordinasi I/2012 yang juga masih beredar senilai Rp200 miliar dinaikkan dari idBBB menjadi idBBB+.

Analis Pefindo Hendro Utomo mengatakan, peningkatan peringkat tersebut didukung disetujuinya akuisisi saham bank sebesar 33 persen oleh Woori Bank Korea.

"Prospek atas peringkat peruahaan direvisi dari stabil menjadi positif sehubungan kemungkinan terjadinya merger dengan PT Bank Woori Indonesia, yang akan membawa bank keada posisi bisnis yang lebih kuat di industri," kata dia dalam keterangannya, Senin (10/3/2014).

Dia menjealskan, peringkat tersebut mencerminkan dukungan yang kuat dari pemegang saham mayoritas dan model bisnis bank yang memberikan marjin tinggi dari segmen kredit konsumer. Kendati demikian, peringkat dibatasi profil permodalan bank yang lemah dan sumber pendanaan yang terkonsentrasi.

Adapun pemegang saham perusahaan per 28 Januari 2014, yakni Medco Grup melalui Arifin Panigoro sebanyak 27,27 persen, PT Medco Intidinamika sekitar 3,68 persen dan PT Medco Duta senilai 3,24 persen. Sedangkan Woori Bank Korea memiliki sekitar 27 persen saham, PT Bank Woori Indonesia 6 persen dan sisanya sebanyak 32,81 persen dimiliki publik.

Pada saat yang sama, Pefindo juga menetapkan peringkat idAA untuk PT Oto Multiartha (OTO) dan Obligasi VII/2010, dengan peringkat perusahaan stabil. Analis Pefindo lainnya, Gary Hanniffy mengatakan, peringkat itu mencerminkan dukungan yang kuat dari Sumitomo Corporation, Japan selaku pemegang saham mayoritas.

"Selain itu, juga didukung posisi usaha OTO yang kuat di segmen pembiayaan mobil bekas dan tingkat permodalan yang sangat kuat. Namun, peringkat dibatasi tingkat persaingan yang ketat di segmen pembiayaan mobil baru," tutur dia.

Mengenai Obligasi VII Seri D tahun 2010 sebesar Rp200 miliar yang akan jatuh tempo pada 8 Juni 2014, Pefindo menilai bahwa perusahaan akan mampu memenuhi kewajibanyya dengan menggunakan dana internal. Adapun, posisi kas dan setara kas perusahaan per akhir tahun lalu mencapai Rp629,3 miliar.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ruarbiasah, Dalam Sepekan...
Ruarbiasah, Dalam Sepekan 5 Perusahaan Raup Dana Senilai Rp5,73 T
AP I Kembali Raih Peringkat...
AP I Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo
PT Soraya Berjaya Indonesia...
PT Soraya Berjaya Indonesia Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Pefindo Tegaskan Peringkat...
Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB+ untuk MNC Kapital (BCAP)
Raih Peringkat idA+...
Raih Peringkat idA+ dari Pefindo, Askrindo Syariah Punya Keamanan Keuangan Kuat
Lembaga Pemeringkat...
Lembaga Pemeringkat Utang Beri Pujian Sekaligus Peringatan buat Indonesia
Berita Terkini
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
1 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
3 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
5 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
6 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
8 jam yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
11 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved