ATEI minta kepastian implementasi UU Minerba

Rabu, 12 Maret 2014 - 16:28 WIB
ATEI minta kepastian...
ATEI minta kepastian implementasi UU Minerba
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Tembaga Emas Indonesia (ATEI) mengingatkan pemerintah terkait pemberlakuan UU No 4/2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (UU Minerba), serta Peraturan Menteri Keuangan No 6/2014 tentang Bea Keluar (BK) yang dinilai kontroversial, karena diduga merugikan pelaku usaha mineral.

"Waktu berjalan terus, tapi pemerintah belum punya sikap tegas untuk menunjang implementasi UU Minerba. Aturan dari 2009 sampai 2014 tidak jalan, karena pemerintah justru baru bergerak 2013 dan malah menuding pengusaha mineral logam yang tidak membangun smelter. Jadi yang tidak siap itu pemerintah atau pengusaha," kata Ketua ATEI, Natsir Mansyur, Rabu (12/3/2014).

Natsir mengatakan, hingga bulan ketiga 2014 kebijakan tentang implementasi UU Mineral dinilai belum tuntas. Karena masih banyak masalah yang membayanginya. Pertama, penerapan BK yang tinggi.

Kedua, penerapan jaminan 5 persen bagi pengusaha yang akan membangun smelter merupakan kebijakan pemerintah yang justru dapat menghambat implementasi UU Minerba.

Ketiga, kebijakan insentif bagi pengusaha smelter belum jelas. Keempat, masalah izin eksportir terdaftar. Kelima, usulan pengusaha untuk merevisi Permen ESDM No 1/2014 tentang bauksit dan nikel.

Keenam, sisa stok mineral yang tidak bisa ekspor, tapi sudah punya Surat persetujuan ekspor (SPE), dan terakhir yaitu Inpres No 3 tentang hilirisasi mineral belum jalan.

"Kebijakan di bisnis mineral ini masih banyak kontroversial. Sehingga bisa berdampak sistemik, kredit macet, PHK, ekonomi daerah tidak jalan, serta bisnis penunjang pertambangan seperti angkutan, supplier, hotel dan lainnya juga bisa tidak jalan," kata Natsir.

Atas dasar itu, ATEI meminta Presiden agar segera turun tangan membenahi masalah di bisnis mineral, karena bisnis ini bisa menjadi indikator bisnis internasional. "Jangan sampai amburadul nanti recovery-nya (memulihkan) bisnis mineral. Karena akan sangat berat," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Aksi Teatrikal Tolak...
Aksi Teatrikal Tolak Revisi UU Minerba
UU Minerba, Antara Kritik...
UU Minerba, Antara Kritik Pengamat dan Pembelaan DPR
Taipan Batubara Disebut...
Taipan Batubara Disebut Muluskan Jalan Pengesahan UU Minerba
UU Minerba Akan Digugat...
UU Minerba Akan Digugat ke MK, Berikut Poin-poin Pasal Bermasalah
DPR Sahkan RUU Minerba...
DPR Sahkan RUU Minerba Jadi UU, Firnando: Kado Buat Rakyat
Dua Pasal Revisi UU...
Dua Pasal Revisi UU Minerba Jadi Sorotan Pengusaha
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
1 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
2 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
3 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
4 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
5 jam yang lalu
Infografis
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan,...
HGU 100 Tahun Dipermasalahkan, UU IKN Digugat Warga Dayak ke MK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved