Investasi triwulan I/2104 di Sulsel diprediksi naik
Kamis, 13 Maret 2014 - 17:51 WIB
Investasi triwulan I/2104 di Sulsel diprediksi naik
A
A
A
Sindonews.com - Bank Indonesia (BI) Regional I Sulawesi, Maluku, Papua (Sulampua) memprediksi komponen investasi di Sulawesi Selatan (Sulsel) akan meningkat tinggi pada triwulan I/2014.
Kepala Kantor BI Sulampua, Suhaedi mengatakan, keberlanjutan proyek-proyek yang bersifat multi years masih menjadi penopang pertumbuhan investasi Sulsel. Beberapa proyek besar yang akan berlangsung antara lain tahap pertama pelabuhan peti kemas Makassar New Port (MNP).
Selain itu, pemasangan tiang pancang pertama proyek pembangunan pembangkit listrik di Kabupaten Jeneponto (PLTU ) maupun groundbreaking pembangunan LNG di Kabupaten wajo.
"Ada beberapa proyek lain lagi seperti kelanjutan pembangunan 15 hotel baru di Makassar dan groungbreaking pusat belanja terintegrasi serta pembangunan smelter di Sulsel," ujarnya, Kamis (13/3/2014).
Saat dikonfirmasi, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Mulyono mengatakan, pihaknya telah menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk mereklamasi lahan dan pembangunan dermaga dalam rangka pengerjaan mega proyek MNP tahap pertama.
"Pengerjaan tahap pertama MNP juga meliputi pembangunan akses jalan dan pengadaan alat bongkar muat dengan total investasi mencapai Rp2 triliun. Pengerjaan segera direalisasikan apalagi izin dari Dirjen Perhubungan Laut juga telah turun," ujarnya.
Sementara, CEO Bosowa Corporindo Erwin Aksa mengatakan, Bosowa masih akan kembali melakukan pembangunan unit II PLTU dengan kapasitas 2x125 MW. Adapun besaran investasi mencapai Rp4 triliun.
Erwin mengatakan, pembangunan tahap kedua PLTU Jeneponto bertujuan untuk menopang kebutuhan energi dari pabrik smelter yang rencananya akan dibangun perusahaan tersebut di Jeneponto.
"Ini menandakan bahwa kami sudah menyiapkan infrastruktur dengan baik untuk mendukung pendirian pemurnian nikel (Smelter) di Jeneponto," kata dia.
Kepala Kantor BI Sulampua, Suhaedi mengatakan, keberlanjutan proyek-proyek yang bersifat multi years masih menjadi penopang pertumbuhan investasi Sulsel. Beberapa proyek besar yang akan berlangsung antara lain tahap pertama pelabuhan peti kemas Makassar New Port (MNP).
Selain itu, pemasangan tiang pancang pertama proyek pembangunan pembangkit listrik di Kabupaten Jeneponto (PLTU ) maupun groundbreaking pembangunan LNG di Kabupaten wajo.
"Ada beberapa proyek lain lagi seperti kelanjutan pembangunan 15 hotel baru di Makassar dan groungbreaking pusat belanja terintegrasi serta pembangunan smelter di Sulsel," ujarnya, Kamis (13/3/2014).
Saat dikonfirmasi, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Mulyono mengatakan, pihaknya telah menyiapkan anggaran Rp100 miliar untuk mereklamasi lahan dan pembangunan dermaga dalam rangka pengerjaan mega proyek MNP tahap pertama.
"Pengerjaan tahap pertama MNP juga meliputi pembangunan akses jalan dan pengadaan alat bongkar muat dengan total investasi mencapai Rp2 triliun. Pengerjaan segera direalisasikan apalagi izin dari Dirjen Perhubungan Laut juga telah turun," ujarnya.
Sementara, CEO Bosowa Corporindo Erwin Aksa mengatakan, Bosowa masih akan kembali melakukan pembangunan unit II PLTU dengan kapasitas 2x125 MW. Adapun besaran investasi mencapai Rp4 triliun.
Erwin mengatakan, pembangunan tahap kedua PLTU Jeneponto bertujuan untuk menopang kebutuhan energi dari pabrik smelter yang rencananya akan dibangun perusahaan tersebut di Jeneponto.
"Ini menandakan bahwa kami sudah menyiapkan infrastruktur dengan baik untuk mendukung pendirian pemurnian nikel (Smelter) di Jeneponto," kata dia.
(izz)
Lihat Juga :