Pemerintah didorong lindungi pengusaha pribumi

Senin, 17 Maret 2014 - 20:39 WIB
Pemerintah didorong...
Pemerintah didorong lindungi pengusaha pribumi
A A A
Sindonews.com - Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi), mendorong pemerintah segera memberikan perlindungan terhadap pengusaha pribumi. Yakni dalam mengembangkan usahanya sebagai upaya meningkatkan daya saing produk dalam negeri.

Karena, kata Ketua Bidang Perdagangan Hippi, Hardini Puspasari, sudah menjadi tugas pemerintah untuk melindungi produk dalam negeri bagi perekonomian nasional.

Dalam rilisnya yang diterima Sindonews, Senin (17/3/2014), dia mengatakan, alah satu yang harus dilakukan pemerintah yaitu memberlakukan sertifikasi SNI pada seluruh produk-produk dalam negeri dan produk-produk impor yang masuk ke Indonesia.

Sehingga, kata dia, ada filterisasi yang dilakukan pemerintah dalam mengijinkan masuknya produk murah meriah asal China dan negara-negara lain ke dalam negeri. Menurutnya, skema pemberlakuan sertifikasi SNI bisa diterapkan pada seluruh pintu masuk perdagangan di Indonesia, baik di pelabuhan, bandara, maupun lokasi-lokasi perbatasan di seluruh wilayah Indonesia.

Hardini mengatakan, bermodalkan jumlah penduduk yang mencapai 245 juta jiwa, potensi pasar besar ini harus dioptimalkan pengusaha pribumi. Artinya, pemerintah harus segera mengurangi impor sekaligus memperkuat petani dan peternak Indonesia, untuk menangkap momentum pertumbuhan yang tercipta dari permintaan dalam negeri.

"Pemberlakuan sertifikasi SNI, kami yakini sangat menolong anggota Hippi dalam mengembangkan usahanya. Terutama menghadapi serangan produk-produk impor murah. Jadi, kami mendesak pemerintah pusat untuk segera memberlakukan SNI pada sektor perdagangan dan impor Indonesia," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inaplas Dukung Langkah...
Inaplas Dukung Langkah BSN Hapus SNI Lama demi Kepastian Hukum Industri Pipa
Tak Keberatan, Pengusaha...
Tak Keberatan, Pengusaha Sebut Label SNI Jadi Jaminan Mutu Masker
Peluncuran Pembinaan...
Peluncuran Pembinaan UMK Lewat Aplikasi SNI Bina-UMK
Masker Kain Wajib SNI...
Masker Kain Wajib SNI Harus Dibarengi Bantuan ke Pedagang Kecil
Masker Kain Bakal Wajib...
Masker Kain Bakal Wajib SNI, Gini Lho Cara Mengurusnya
Diuji Enea Bastianini,...
Diuji Enea Bastianini, KYT Luncurkan 2 Helm Bersertifikasi FIM
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
1 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
2 jam yang lalu
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
3 jam yang lalu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
4 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
4 jam yang lalu
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
5 jam yang lalu
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved