Indocement naikkan harga akibat pelemahan rupiah

Selasa, 18 Maret 2014 - 17:13 WIB
Indocement naikkan harga...
Indocement naikkan harga akibat pelemahan rupiah
A A A
Sindonews.com - Dalam rangka merespon efek dari pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar yang berakibat pada meningkatnya beban usaha, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), pada awal 2014 telah menaikan harga jual semen domestik sebesar 1-1,5 persen.

Demikian disampaikan oleh Executive Director PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk, Christian Kartawijaya, dalam Public Exposenya, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2014).

"Kami pada awal Maret lalu telah menaikan harga jual sebesar 1-1,5 persen, ini karena depresiasi rupiah," kata Christian dalam kesempatan tersebut.

Pada Desember tahun lalu, lanjut dia, perseroan juga telah menaikan harga jual sebesar 1,5 persen. Hal ini dilakukan perseroan juga dikarenakan oleh meningkatnya beban usaha perseroan pada periode tersebut.

"Pada tahun lalu kami telah menaikan harga jual sebesar 1,5 persen ini juga karena meningkatnya beban usaha kami," jelasnya.

Sebagai catatan, pada 2013 lalu beban usaha meningkat sebesar 10,5 persen dari Rp2,42 triliun di 2012 menjadi Rp2,67 triliun.

Christian menuturkan, kenaikan harga di pulau Jawa lebih tinggi dibandingkan kenaikan harga nasional. Kenaikan harga khusus pulau Jawa mencapai 2,5 persen.

"Untuk pulau Jawa kami menaikan harga sebesar 2,5 persen, jika dihitung secara nasional kami menaikan harga 1,5 persen," simpulnya.

Namun Christian menyebutkan bahwa, hingga saat ini perseroan masih mengkaji apakah masih perlu menikan harga jual semen. "Kami akan lihat kemungkinan untuk menaikan harga, ini semua tergantung supply and demand. Kalo pasar bisa terima kenaikan harga akan kami lakukan, namun kalau tidak kami akan kaji kembali," tutupnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Anggaran Jumbo Infrastruktur...
Anggaran Jumbo Infrastruktur dan Dana Abadi RI Angkat Optimisme Industri Semen
Hingga Juni, Penjualan...
Hingga Juni, Penjualan Domestik Indocement Tumbuh 8,8%
RUPST Indocement Putuskan...
RUPST Indocement Putuskan Pembagian Dividen Rp1,8 Triliun
Terpapar Pandemi, Laba...
Terpapar Pandemi, Laba Bersih Indocement Terkuras 5,02 Persen
Industri Semen Mulai...
Industri Semen Mulai Bangkit Berkat Sejumlah Kebijakan Pemerintah
Seribu Karyawan Indocement...
Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong
Berita Terkini
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
8 menit yang lalu
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
3 jam yang lalu
Sistem Payment Gateway...
Sistem Payment Gateway Revolusioner untuk UMKM & Startup Dirilis, Jaminan Uptime 99,95%
12 jam yang lalu
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
12 jam yang lalu
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
12 jam yang lalu
Pertamina Jamin Stok...
Pertamina Jamin Stok LPG di Surabaya Aman
13 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved