Pefindo akan kembangkan biro kredit swasta

Rabu, 26 Maret 2014 - 11:57 WIB
Pefindo akan kembangkan...
Pefindo akan kembangkan biro kredit swasta
A A A
Sindonews.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) saat ini sedang berupaya mengembangkan sistem biro kredit swasta yang profesional dan kredibel.

Pengembangan biro kredit ini pada dasarnya rencana lama, namun baru terealisasi tahun ini dengan dikeluarkannya surat keputusan dari Bank Indonesia (BI) tentang pembentukan biro kredit pada 2013.

"Kami apresiasi kepada BI untuk penerbitan SK dan SE untuk realisasi biro kredit. Ini salah satu ciri masyarakat modern serta sistem perbankan modern. Negara-negara sudah menerapkan biro kredit sejak lama. Akhirnya kita juga bisa step up," ungkap Dewan Komisaris I Pefindo, Djoko Sarwono di Le Meridien Hotel Jakarta, Rabu (26/3/2014).

Menurutnya, Pefindo hingga kini tetap konsisten untuk mengelola data sensitif perusahaan swasta dan terus terjaga dengan baik. Selain itu, Pefindo juga merupakan lembaga yang sudah teruji selama 20 tahun untuk mengelola data sensitif. Karena itu, Pefindo percaya akan dapat mengembangkan sistem biro kredit ini.

"Pefindo itu lembaga rating tertua di Indonesia dan terbukti memiliki independensi. Kami bekerja sama dengan BI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan otoritas lainnya. Tapi kita tetap independen," imbuhnya.

Sementara, Direktur Utama Pefindo, Ronald T Andi Kasim mengatakan, biro kredit Pefindo ini menerapkan sistem dan teknologi terkini seperti respond time yang cepat, fuzzy marching logic yang sophisticated, serta sistem keamanan data yang mutakhir.

"Pefindo menjaga independensi dengan kepemilikan yang merata serta proses yang transparan," ucap dia.

Sekedar diketahui, dalam Peraturan BI Nomor 15/1/PBI/3013 tanggal 18 Februari 2013 tentang Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan (LPIP) menyebutkan tentang pengadopsian dual system (PCR&PCB), pengaturan pendirian LPIP termasuk soal izin prinsip dan izin usaha, serta mengharuskan adanya value added services.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ruarbiasah, Dalam Sepekan...
Ruarbiasah, Dalam Sepekan 5 Perusahaan Raup Dana Senilai Rp5,73 T
AP I Kembali Raih Peringkat...
AP I Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo
PT Soraya Berjaya Indonesia...
PT Soraya Berjaya Indonesia Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Pefindo Tegaskan Peringkat...
Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB+ untuk MNC Kapital (BCAP)
Raih Peringkat idA+...
Raih Peringkat idA+ dari Pefindo, Askrindo Syariah Punya Keamanan Keuangan Kuat
Lembaga Pemeringkat...
Lembaga Pemeringkat Utang Beri Pujian Sekaligus Peringatan buat Indonesia
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved