Ini rekomendasi tarif listrik panas bumi dari Bank Dunia

Kamis, 03 April 2014 - 16:52 WIB
Ini rekomendasi tarif...
Ini rekomendasi tarif listrik panas bumi dari Bank Dunia
A A A
Sindonews.com - Direktur Panas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Tisnaldi mengatakan, ADB dan Bank Dunia merekomendasikan penetapan tarif listrik panas bumi sebesar USD10-20 sen per kilowatt hour (kwh).

Penentuan tersebut berdasarkan range yang reasonable, tergantung pada kondisi daerah masing-masing. Misalnya di Jawa dengan di Indonesia Timur tentu mempunya kondisi yang berbeda. "Tarif tidak bisa ditetapkan satu angka tapi bergantung pada areanya," katanya di Jakarta, Kamis (3/4/2014).

Seperti diketahui, saat ini harga panas bumi masih mengikuti feed in tariff yang dituangkan dalam Peraturan Menteri ESDM No 22 Tahun 2012 tentang penugasan kepada PLN untuk melakukan pembelian tenaga listrik panas bumi dan harga patokan pembelian listrik dari PLTP.

Dalam peraturan disebutkan tarif listrik panas bumi dipatok USD0,1 hingga USD0,18 per kwh. Harga tertinggi USD0,18 yang diterapkan di daerah Indonesia Timur dengan pertimbangan biaya produksi yang lebih tinggi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Koordinasi Intensif...
Koordinasi Intensif Mengurai Tantangan Pengembangan Panas Bumi
Garap Proyek PLTP Dieng...
Garap Proyek PLTP Dieng Unit 2 dan PLTP Patuha 2, GeoDipa Ditopang PT PII
Pengeboran Segera Dimulai,...
Pengeboran Segera Dimulai, Megaproyek PLTP Patuha 2 Topang Pasokan Listrik Jawa-Bali
Resmi Beroperasi, PLTP...
Resmi Beroperasi, PLTP Sorik Marapi Unit 2 Kapasitas 45 MW
Buntut Kebocoran Gas,...
Buntut Kebocoran Gas, Kementerian ESDM Setop Operasi PLTP Sorik Marapi
Bangun PLTP Mataloko...
Bangun PLTP Mataloko 20 MW di NTT, PLN Kucurkan Rp101,8 Miliar
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
6 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
7 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
7 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
8 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
8 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved