Merger Holcim-Lafarge ciptakan raksasa semen dunia

Senin, 07 April 2014 - 19:38 WIB
Merger Holcim-Lafarge...
Merger Holcim-Lafarge ciptakan raksasa semen dunia
A A A
Sindonews.com - Perusahaan semen Swiss, Holcim ( HOLN.VX ) sepakat merger dengan produsen semen Prancis Lafarge (LAFP.PA) dengan nilai USD44 miliar dari penjualan tahunan. Langkah ini menjadikan mereka sebagai kelompok perusahaan semen terbesar di dunia.

Namun, langkah kedua perusahaan yang beroperasi di 90 negara itu diyakini banyak pihak akan menghadapi pengawasan dari regulator antitrust di 15 yurisdiksi.

Analis menilai perusahaan bisa menguasai pangsa pasar lebih dari 50 persen di beberapa wilayah, bahkan di negara-negara besar seperti Amerika Serikat.

"Kami percaya eksekusi akhir bisa memakan waktu lama melewati semua masalah monopoli yang akan terjadi, dan kami tidak akan heran jika akhirnya gagal," kata analis Helvea, Patrick Appenzeller, seperti dilansir dari Reuters, Senain (7/4/2014).

Atas kabar ini, saham Lafarge naik 2,76 persen, sementara saham di Holcim tumbuh 1,68 persen. Kesepakatan tersebut membuat grup dengan nilai pasar gabungan dari hanya di bawah USD60 miliar, pecah pada Jumat (4/4/2014) lalu.

Akuisisi dapat membantu perusahaan memangkas biaya, utang dan mengatasi melambungnya harga energi, persaingan ketat, serta melemahnya permintaan yang telah melukai sektor ini sejak krisis ekonomi 2008. Secara geografis kelompok ini saling melengkapi, dengan Lafarge kuat di Afrika dan Holcim kokoh di Amerika Latin.

"Kelompok baru akan menawarkan pertumbuhan lebih tinggi dan risiko rendah, sehingga menciptakan nilai lebih," kata Chief Executive Lafarge, Bruno Lafont, yang akan menjadi CEO LafargeHolcim.

Perusahaan memperkirakan total penghematan tahunan dari penggabungan sebesar 1,4 miliar euro setelah tiga tahun, berkat skala ekonomi, efisiensi operasional lebih baik, dan biaya pendanaan lebih rendah.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pentingnya Budaya Perusahaan...
Pentingnya Budaya Perusahaan Berkelanjutan di Era Kompetisi Global
Implementasi Pajak Minimum...
Implementasi Pajak Minimum Global di Indonesia: Mekanisme dan Strateginya
10 Perusahaan Tambang...
10 Perusahaan Tambang Raksasa Penggerak Industri Global dengan Pendapatan Rp9.800 Triliun
5 Perusahaan Multinasional...
5 Perusahaan Multinasional Bergengsi Rekomendasi untuk Fresh Graduate
Dalam Sekejap, 1.000...
Dalam Sekejap, 1.000 Lebih Perusahaan di Jepang Bangkrut
Pertamina Torehkan Nama...
Pertamina Torehkan Nama di Daftar Fortune Global 500 Tahun 2021
Berita Terkini
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
1 jam yang lalu
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
1 jam yang lalu
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
2 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
2 jam yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
3 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved