Wall Street berakhir terkoreksi

Selasa, 08 April 2014 - 09:01 WIB
Wall Street berakhir...
Wall Street berakhir terkoreksi
A A A
Sindonews.com - Saham-saham di Wall Street pada perdagangan Senin waktu setempat berakhir terkoreksi, dengan indeks S&P mengalami koreksi tiga hari terbesar dalam dua bulan terakhir dipicu melemahnya sektor teknologi.

Saham yang mengalami penurunan terbesar, diantaranya Amazon.com (AMZN.O) turun 1,6 persen menjadi USD317,76 dan Yahoo! Inc (YHOO.O) turun 3,5 persen menjadi USD33,07. Selain itu, Global X Social Media ETF (SOCL.O), yang meliputi Groupon Inc (GRPN.O) dan LinkedIn (LNKD.N) turun 2,5 persen.

Namun sektor bioteknologi berakhir menguat, dengan indeks sektor bioteknologi Nasdaq naik 0,5 persen menjadi 2,367.94.

"Jenis perilaku pasar ini menunjukkan investor yang lebih berhati-hati setelah meraih keuntungan besar selama tahun lalu," kata ahli strategi makro Wells Fargo Advisors Gary Thayer seperti dilansir dari Reuters, Selasa (8/4/2014).

Kendati demikian, dia tetap positif terhadap ekonomi Amerika Serikat (AS) dan pasar saham AS dalam jangka panjang di tengah meningkatnya risiko volatilitas musim semi dan musim panas ini.

Indeks Dow Jones berakhir turun 166,84 poin atau 1,02 persen menjadi 16.245,87; indeks S&P 500 merosot 20,05 poin atau 1,08 persen menjadi 1.845,04 dan Nasdaq terbenam 47,973 poin atau 1,16 persen menjadi 4.079,75.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
5 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
6 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
7 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
9 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
9 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
9 jam yang lalu
Infografis
Setelah Perang Berakhir,...
Setelah Perang Berakhir, AS: Palestina Harus Memerintah Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved