MPPA fokus ekspansi di luar Jawa
Kamis, 10 April 2014 - 18:07 WIB
MPPA fokus ekspansi di luar Jawa
A
A
A
Sindonews.com - Merespon semakin banyaknya kelompok masyarakat kelas ekonomi menengah di luar Pulau Jawa, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) berencana memfokuskan diri pada pengembangan jaringan di luar Pulau Jawa pada tahun ini.
Direktur MPPA, Richard H Setiadi memperkirakan, sekitar 60 persen dari seluruh gerai baru yang akan dibangun tahun ini akan tersebar di luar Pulau Jawa.
"Kami akan ekspansi di enam kota baru di luar Pulau Jawa. Keenam kota itu seperti Dumai, Manokwari, Merauke, Tanjung Pinang, Baturaja, dan Tanjung Pandan," katanay di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (10/4/2014).
Richard mengatakan, gerai-gerai baru yang akan dibangun perseroan di luar Pulau Jawa tersebut, akan dibangun lebih banyak yang berdiri sendiri (stand alone) dibandingkan gerai yang berada di dalam pusat perbelanjaan.
"Agresifnya MPPA dalam membuka gerai baru ini merupakan fokus perseroan atas pertumbuhan penjualan dan peningkatan pangsa pasar. Dalam pengendalian biaya, sekitar 23 persen dari total gerai baru tahun ini juga lebih ke stand alone," ungkapnya.
Selain itu, perseroan juga akan fokus dalam hal pengendalian biaya. Dengan demikian, bukan tidak mungkin laba bersih akan meningkat dari tahun lalu yang sebesar Rp444,91 miliar.
"Jika strategi sudah dilakukan, dan penjualan pun mencapai target, maka laba bersih kami targetkan akan meningkat paling sedikit 1 persen dari perolehan laba tahun lalu," pungkasnya.
Direktur MPPA, Richard H Setiadi memperkirakan, sekitar 60 persen dari seluruh gerai baru yang akan dibangun tahun ini akan tersebar di luar Pulau Jawa.
"Kami akan ekspansi di enam kota baru di luar Pulau Jawa. Keenam kota itu seperti Dumai, Manokwari, Merauke, Tanjung Pinang, Baturaja, dan Tanjung Pandan," katanay di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (10/4/2014).
Richard mengatakan, gerai-gerai baru yang akan dibangun perseroan di luar Pulau Jawa tersebut, akan dibangun lebih banyak yang berdiri sendiri (stand alone) dibandingkan gerai yang berada di dalam pusat perbelanjaan.
"Agresifnya MPPA dalam membuka gerai baru ini merupakan fokus perseroan atas pertumbuhan penjualan dan peningkatan pangsa pasar. Dalam pengendalian biaya, sekitar 23 persen dari total gerai baru tahun ini juga lebih ke stand alone," ungkapnya.
Selain itu, perseroan juga akan fokus dalam hal pengendalian biaya. Dengan demikian, bukan tidak mungkin laba bersih akan meningkat dari tahun lalu yang sebesar Rp444,91 miliar.
"Jika strategi sudah dilakukan, dan penjualan pun mencapai target, maka laba bersih kami targetkan akan meningkat paling sedikit 1 persen dari perolehan laba tahun lalu," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :