Kemendag gencarkan sertifikasi ISPO untuk petani sawit

Senin, 21 April 2014 - 17:53 WIB
Kemendag gencarkan sertifikasi...
Kemendag gencarkan sertifikasi ISPO untuk petani sawit
A A A
Sindonews.com - Komisi Perdagangan Uni Eropa (UE) beberapa waktu lalu mengeluarkan kebijakan pengenaan tarif Bea Masuk Anti Dumping (BMAD) hingga 23 persen atas produk biofuel dan/atau sawit asal Indonesia yang masuk UE.

Oleh karena itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) saat ini terus gencar melakukan pemberian sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) terhadap produk palm oil asal Indonesia.

"Secepatnya petani kecil kita mendapatkannya. Kalo menurut saya sekarang ini tinggal masalah sertifikasinya. Praktek sudah, Sumsel (Sumatera Selatan) kita baru berikan 12.000 petani mendapatkan sertifikat ISPO. Mudah-mudahan akan terus bertambah. Kita akan fasilitasi terus," ungkap Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi usai menghadiri Simposium 50th UNCTAD di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (21/4/2014).

Dia menjelaskan, saat ini ketentuan wajib ISPO untuk ekspor sawit masih dalam proses. Ini masih dalam tahap awal dan hingga kini belum dikeluarkan kebijakan mengenai kewajiban ISPO untuk ekspor.

"Sekarang kita sudah menetapkan ISPO berdasarkan sistem yang ditentukan Kementan (Kementerian Pertanian), yaitu sistem yang harus dianut semua pertanian. Kita masih dalam proses, sampai saat ini kita belum mengeluarkan kebijakan untuk mengharuskan setiap ekspor itu bersertifikat ISPO. Karena masih dalam tahap awal. Tantangan kita adalah small holder, petani kecil," tutur dia.

Dari total produksi sawit yang ada di Indonesia, sebanyak 42 persen bersumber dari petani kecil. Oleh karenanya Kemendag menekankan perhatiannya untuk mereka agar segera memperoleh sertifikat.

"Petani kecil 42 persen dari total produksi sawit. Merekalah yang paling menjadi perhatian kita untuk dapat sertifikat. Kalau yang besar itu mudah. Tapi yang kecil ini. Oleh karena itu kita dorong terus ISPO. Tapi sampai saat ini belum diterapkan ekspor harus memiliki ISPO," tandas dia.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komitmen YIDH Dukung...
Komitmen YIDH Dukung Pelaksanaan Peta Jalan Menuju Sawit Berkelanjutan di Aceh
Sejumlah Masalah yang...
Sejumlah Masalah yang Bikin Pengusaha Sawit dan Masyarakat Tidak Akur
Aspekpir Kolaborasi...
Aspekpir Kolaborasi Buat Film Dokumenter Desa Transmigrasi Sawit
Pengolahan yang Baik...
Pengolahan yang Baik Jadikan Limbah Cair Pabrik Sawit Bernilai Ekonomi Tinggi
Perkebunan Sawit Berkelanjutan...
Perkebunan Sawit Berkelanjutan Tumbuhkan Ekonomi Desa Terpencil
Wujudkan Perkebunan...
Wujudkan Perkebunan Berkelanjutan, SPKS Dorong Kemitraan Usaha dengan Petani
Berita Terkini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
32 menit yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
53 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
1 jam yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
2 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
3 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved