Wall Street rebound dipicu pernyataan Yellen

Kamis, 08 Mei 2014 - 08:57 WIB
Wall Street rebound...
Wall Street rebound dipicu pernyataan Yellen
A A A
Sindonews.com - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Rabu waktu setempat berakhir balik arah menguat (rebound) dipicu pernyataan Gubernur the Fed Janet Yellen memberikan sinyal dukungannya terhadap pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS).

Pernyataan Yellen ini memungkinkan investor mengalihkan perhatiannya dari kekhawatiran terhadap ketegangan di Ukraina.

Sementara saham sektor keuangan dan utilitas menguat tertinggi, di mana sektor keuangan di indeks S&P 500 melonjak 1,3 persen dan utilitas naik 1,6 persen.

Namun indeks Nasdaq melemah karena ditekan aksi jual. Saham Yahoo! Inc (YHOO.O) di indeks Nasdaq turun 6,6 persen menjadi USD34,07 setelah valuasi saham perdana perusahaan e-commerce asal Tiongkok, Alibabab Group di bawah estimasi konsensus analis.

"IPO Alibaba mendorong investor untuk menahan dananya di saham internet untuk menyerap saham perdana Alibaba. Itu mengapa kita melihat tekanan pada saham-saham seperti Google, Facebokk dan Amazon hari ini," kata Kepala Investasi Solaris Group Tim Ghriskey seperti dilansir Reuters, Kamis (8/5/2014).

Saham Google (GOOG.O) merosot 1 persen menjadi USD509,96, sementara Facebook (FB.O) anjlok 2 persen menjadi USD57,39 dan Amazon.com Inc (AMZN.O) susut 1,6 persen menjadi USD292,71.

Pada akhir sesi, indeks Dow Jones Industrial Average berakhir menguat 117,52 poin atau 0,72 persen menjadi 16.518,54; indeks S&P 500 naik 10,49 poin atau 0,56 persen menjadi 1.878,21. Sedangkan Nasdaq turun 13,085 poin atau 0,32 persen menjadi 4.067,67.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
17 menit yang lalu
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
9 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
10 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
11 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
13 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
13 jam yang lalu
Infografis
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kuartal I 2023 Tembus 5,03%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved