AGI: Importasi gula harus dihentikan jelang masa giling

Selasa, 13 Mei 2014 - 14:33 WIB
AGI: Importasi gula...
AGI: Importasi gula harus dihentikan jelang masa giling
A A A
Sindonews.com - Asosiasi Gula Indonesia (AGI) menilai kegiatan importasi gula harus berhenti menjelang masa giling. Hal ini dilakukan agar harga gula di pasar tidak melonjak.

"Kenapa harus berhenti menjelang masa giling? Karena itu memberikan signal kepada market supaya waktu giling itu harga naik, karena produksi tebu pendek waktunya, sekitar Mei-Oktober. Itu banyaknya sekitar 2,7 juta ton dan dia tidak flat," ungkap Direktur Eksekutif AGI, Tito Pranolo di Jakarta (13/5/2014).

Tito menjabarkan, jika pada saat giling, impor itu masuk, reaksi pasar pasti akan negatif, kemudian harga pasti akan naik. Oleh sebab itu AGI tidak menganjurkan sama sekali untuk memperpanjang waktu importasi kalau sudah masuk masa giling karena akan membahayakan.

"Lalu stoknya? Ambil saja via domestik. Dan semestinya, Bulog itu tidak perlu memindahkan stoknya itu ke gudangnya mereka. Kecuali jika ingin dibawa keluar Jawa. Kalau di wilayah Jawa, ya taruh saja stoknya di PG (Pabrik Gula)," lanjut Tito.

Gula yang ditaruh di PG, kapan saja pemerintah mau mengeluarkan, maka tinggal dikeluarkan. Karena itu statusnya sudah dimiliki pemerintah. Dan ini penting jika pemerintah ingin memiliki kekuatan untuk sektor gula di pasar.

"Jadi sebagaimana importasi gula, harus sudah masuk 1 bulan sebelum giling. Kalau Bulog tidak bisa memenuhi sebesar 328 ribu ton sebaiknya Bulog tidak memaksakan untuk memperbanyak, karena akan mendistorsi pasar. Kalau Bulog mau, ikut lelang saja di perusahaan-perusahaan gula, kalau bagus, pasti menang. Memang, pengendali stok ini penting, Maka dari awal saya katakan, tidak mesti harus impor gula," tutup Tito.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hati-hati, Tuntut Impor...
Hati-hati, Tuntut Impor Raw Sugar Berdalih Kepentingan Petani dan UKM
Dugaan Beking di Balik...
Dugaan Beking di Balik Penimbuhan Ribuan Ton Gula Harus Diusut
India Resmi Larang Ekspor...
India Resmi Larang Ekspor Gula hingga September 2026, Awas Kenaikan Harga
Pengalihan Impor Gula...
Pengalihan Impor Gula Industri ke BUMN Dinilai Bukan Solusi, Awas Makin Mahal!
Biang Masalah Ekosistem...
Biang Masalah Ekosistem Gula Nasional, DPR Minta Pemerintah Stop Impor Rafinasi
Produksi Masih Kurang,...
Produksi Masih Kurang, Belum Saatnya Naikkan Kualitas Gula
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved