Chevron Incar Potensi Panas Bumi di Aceh

Selasa, 20 Mei 2014 - 13:30 WIB
Chevron Incar Potensi...
Chevron Incar Potensi Panas Bumi di Aceh
A A A
JAKARTA - PT Chevron Geothermal Indonesia mengincar potensi panas bumi di Gunung Geureudong, Nangroe Aceh Darussalam. Pihaknya telah melaporkan survei potensi panas bumi kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Kami sudah melakukan survei tahun lalu. Laporan sudah dilakukan dua bulan lalu ke EBTKE (Direktorat Energi Baru Baru Terbarukan Dan Konservasi Energi Kementerian ESDM)," kata General Manager Policy, Goverment and Public Affairs Paul E Mustakim saat dihubungi di Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Menurutnya, potensi panas bumi di Gunung Geureudong cukup besar mencapai 110 megawatt (mw). Meski demikian, Chevron masih menunggu pembukaan proses tender wilayah kerja panas bumi (WKP) yang diadakan Kementerian ESDM di bawah Ditjen EBTKE.

"Bolanya kan ada di EBTKE untuk menetapkan sebagai WKP. Koordinatnya di mana, target capacity-nya berapa ditangan pemerintah," ujar dia.

Dia mengakui, Chevron berkeinginan menggarap potensi panas bumi di Tanah Rencong ini. Di sisi lain, Chevron telah sukses mengembangkan potensi panas bumi di berbagai wilayah.

Seperti pengembangan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Salak dan PLTP Darajat di Jawa Barat dengan investasi awal mencapai USD1 miliar.

Investasi tersebut di hitung secara keseluruhan mulai dari belanja modal awal, operational maintenance, reservoir management, dan drilling program. "Ini dihitungnya sejak tahun 1980-an kita operasi," katanya.

Lebih jauh Paul menuturkan, investasi di sektor panas bumi disesuaikan dengan program dan budgeting perusahaan. Adapun untuk tahun ini Chevron belum ada rencana berinvestasi di sektor panas bumi baru.

"Kami fokus saat ini untuk operasi yang sedang berjalan sesuai dengan program kerja dan budget," kata Paul.

Menanggapi keinginan Chevron menggarap potenai panas bumi di Aceh, Direktur Panas Bumi Ditjen EBTKE Kementerian ESDM, Tisnaldi mengatakan, saat ini pihaknya sedang memberlakukan aturan sistem baru terkait tender WKP.

Rencananya, pemerintah akan menerapkan kebijakan jaminan kesungguhan sebesar USD10 juta bagi investor yang ingin mengembangkan potensi energi panas bumi.

"Komitmen roadmap ngebor-nya kita lihat dulu harus ada uang jaminan. Nanti kalau sudah menang tidur. Makanya harus ada jaminan itu masuk ke negara kalau mereka tidur," tegasnya.

Dilain pihak, Ketua Asosiasi Panas Bumi, Abadi Purnomo justru meminta adanya insentif dalam mengembangkan panas bumi, pasalnya investasi di sektor ini memerlukan biaya besar.

Selain itu, perlu adanya sinkronisasi lintas sektoral dalam memperlancar pengembangan panas bumi yang saat ini masih menghambat investor. "Insentif sangat diperlukan kami sudah memberikan peringatan dalam hal ini," ungkap Abadi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Punya Harta...
Indonesia Punya Harta Karun Energi Terbesar ke-2 Dunia, Tapi Baru Dipakai 9%
Garap Harta Karun Energi...
Garap Harta Karun Energi di Jantung Indonesia, PGE Buka Peluang Kemitraan Strategis
Indonesia Kuasai Cadangan...
Indonesia Kuasai Cadangan Geothermal Dunia, Tapi Pengelolaan Masih Minim
Potensi Geothermal Terbesar...
Potensi Geothermal Terbesar Kedua di Dunia, Pertamina Siap Gandeng Mitra Global dalam AIPF
Sebanyak 40% Sumber...
Sebanyak 40% Sumber Daya Panas Bumi Berpusat di Jantung Indonesia
PLN Tegaskan Dukung...
PLN Tegaskan Dukung Pembentukan Holding Geothermal Indonesia
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
55 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
1 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Skuad...
Daftar Lengkap Skuad Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved