Bank UOB Tawarkan Bunga Obligasi 11,35%

Kamis, 22 Mei 2014 - 10:31 WIB
Bank UOB Tawarkan Bunga...
Bank UOB Tawarkan Bunga Obligasi 11,35%
A A A
JAKARTA - PT Bank UOB Indonesia akan menerbitkan Obligasi Subordinasi I Bank UOB Indonesia Tahun 2014 sebesar Rp1 triliun, dengan kupon bunga senilai 11,35%.

Dalam keterangan perseroan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) disebutkan bahwa tenor dari obligasi tersebut selama 7 tahun dan akan jatuh tempo pada 28 Mei 2021.

Tanggal efektif telah diperolah pada 20 Mei 2014 dan masa penawaran obligasi telah dilakukan sejak kemarin hingga hari ini, penjatahan pada 23 Mei, distribusi obligasi elektronik pada 28 Mei dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 30 Mei 2014.

Sementara pembayaran bunga pertama obligasi pertama obligasi pada 28 Agustus 2014. Adapun, pembayaran bunga obligasi dilakukan tiap tiga bulan.

Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Securities dan PT UOB Kay Hian Securities sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi.

Pada saat yang sama PT Bank ICBC Indonesia juga mendaftarkan surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) I senilai Rp500 miliar ke KSEI. MTN tersebut menawarkan kupon bunga sekitar 9,7-10,6% per tahun.

MTN I Bank ICBC Indonesia Tahun 2014 terdiri atas dua seri, yakni seri A sebesar Rp265 miliar dengan kupon bunga 9,7%. MTN seri A memiliki tenor 370 hari dan akan jatuh tempo pada 2 Juni 2015.

Sementara nilai emisi MTN seri B sebesar Rp235 miliar dengan kupon bunga 10,6% per tahun. MTN seri B memiliki tenor 3 tahun dan akan jatuh tempo pada 22 Mei 2017.

Adapun tanggal distribusi elektronik kedua seri MTN tersebut pada 22 Agustus 2014. Sementara frekusensi pembayaran bunga dilakukan tiap tiga bulanan. Dalam aksinya ini, Bank ICBC menunjuk PT BCA Sekuritas dan PT Indo Premier Securities selaku arranger MTN.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Diduga Korsleting, Bank...
Diduga Korsleting, Bank UOB Kebon Jeruk Terbakar
UOB Siapkan Relaksasi...
UOB Siapkan Relaksasi Kredit Bagi Nasabah Terdampak Covid-19
Bank Asal Singapura...
Bank Asal Singapura Ini Bakal Angkat Orang Indonesia Jadi Dirutnya
Gantikan Kevin Lam,...
Gantikan Kevin Lam, Hendra Gunawan Jadi Bos Bank UOB
Kevin Lam Mundur dari...
Kevin Lam Mundur dari Dirut Bank UOB, Ada Apa?
Dengan Bank Digitalnya,...
Dengan Bank Digitalnya, UOB Sesumbar Bisa Bidik 5 Juta Nasabah Baru
Berita Terkini
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
51 menit yang lalu
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
1 jam yang lalu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
2 jam yang lalu
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
12 jam yang lalu
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
13 jam yang lalu
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
15 jam yang lalu
Infografis
16 Bank Bangkrut hingga...
16 Bank Bangkrut hingga November 2024, Ini Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved