BNI Syariah Raih Peringkat AA

Kamis, 22 Mei 2014 - 11:09 WIB
BNI Syariah Raih Peringkat...
BNI Syariah Raih Peringkat AA
A A A
JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idAA+ kepada PT BNI Syariah dengan prospek stabil.

Analis Pefindo Dyah Puspita Rini mengatakan, peringkat tersebut mencerminkan status BNI Syariah sebagai anak perusahaan yang sangat penting dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), yang mendapat peringkat idAAA dengan prospek stabil.

"Selain itu, didukung potensi pertumbuhan yang tinggi di segmen perbankan syariah dan portofolio pendanaan yang kuat," kata dia dalam rilisnya, Kamis (22/5/2014).

Kendati demikian, menurut Dyah, peringkat tersebut dibatasi biaya operasional perusahaan yang tinngi dan profil kualitas aset yang moderat.

Sekedar informasi, BNI Syariah merupakan anak perusahaan BNI dengan kepemilikan saham mencapai 99,9%, sedangkan sisanya 0,01% dimiliki BNI melalui anak perusahaan lainnya, yakni PT BNI Life.

Sebelumnya, BNI Syariah merupakan unit usaha syariah BNI. Namun, pada Juni 2010, BNI resmi melakukan pemisahan (spin off) unit usaha syariahnya tersebut.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ruarbiasah, Dalam Sepekan...
Ruarbiasah, Dalam Sepekan 5 Perusahaan Raup Dana Senilai Rp5,73 T
AP I Kembali Raih Peringkat...
AP I Kembali Raih Peringkat idAAA dari Pefindo
PT Soraya Berjaya Indonesia...
PT Soraya Berjaya Indonesia Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia
Pefindo Tegaskan Peringkat...
Pefindo Tegaskan Peringkat idBBB+ untuk MNC Kapital (BCAP)
Raih Peringkat idA+...
Raih Peringkat idA+ dari Pefindo, Askrindo Syariah Punya Keamanan Keuangan Kuat
Lembaga Pemeringkat...
Lembaga Pemeringkat Utang Beri Pujian Sekaligus Peringatan buat Indonesia
Berita Terkini
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
26 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
46 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved