Jero Tak Hadir, Raker Banggar Batal

Senin, 26 Mei 2014 - 20:20 WIB
Jero Tak Hadir, Raker...
Jero Tak Hadir, Raker Banggar Batal
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik dijadwalkan menghadiri rapat kerja (raker) antara pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar), hari ini.

Namun, Jero justru memilih meninggalkan raker demi mewisuda mahasiswa lulusan Sekolah Tinggi Energi dan Mineral (STEM) Akamigas di Blora, Jawa Tengah. Jero hanya mengutus Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo.

Atas keputusan Jero tersebut, Banggar pun berang. Banggar memilih untuk menunda raker tersebut sampai Selasa pekan depan. Selain Jero, wakil pemerintah yang diundang dalam raker adalah Menteri Keuangan M Chatib Basri, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida S Alisjahbana, Deputi Gubenur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Selain Jero, Gubernur BI Agus Martowardojo juga tidak hadir. Raker dijadwalkan membahas pembengkakan belanja subdisi BBM 2014 yang diperkirakan mencapai Rp285 triliun.

"Raker ini menyangkut Menteri ESDM karena yang bermasalah ESDM sendiri. Gubenur BI juga tidak hadir. Kita minta penyampaiannya untuk mengambil keputusan. Karena dua orang itu tidak hadir, percuma," kata anggota Banggar dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Syaifullah Tamliha dalam raker di Gedung DPR/MPR, Senin (26/5/2014).

Kekecewaan juga dilontarkan anggota Fraksi PDI-Perjuangan Dolfie OFP. Menurutnya, Kementerian ESDM sama sekali tidak bertanggung jawab dalam pengendalian BBM. Akibatnya, pemerintah terus dibebani subsidi yang terus membengkak.

"10 tahun dikasih otoritas untuk pengendalian BBM dan penghematan serta konversi, hasilnya nol. Tidak ada pertanggungjawaban sama sekali dari ESDM," ujarnya.

Ketua Banggar Ahmadi Noor Supit juga kesal dengan ketidakhadiran Jero. Terlebih, Kementerian ESDM tidak bisa merealisasikan sejumlah wacana terkait pembatasan BBM bersubsidi.

"Tidak ada kebijakan yang dilakukan yang terjadi terus menerus subsidi ini meningkat. Jangan sampai keputusan yang kita ambil di sini sampai ESDM tidak jalan. Ini sudah terjadi beberapa kali," pungkas Ahmadi.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Tepat Sasaran, Hanya...
Tak Tepat Sasaran, Hanya 40 Persen Masyarakat Tak Mampu Penerima Subsidi BBM
Menilik Urgensi Reformasi...
Menilik Urgensi Reformasi Subsidi BBM, Jangan Lupakan 2 Hal Ini
Subsidi BBM Jadi Beban...
Subsidi BBM Jadi Beban APBN, Legislator: Harus Cari Cara Tepat Sasaran
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
DPR Usul Sistem Pemberian...
DPR Usul Sistem Pemberian Subsidi BBM Diubah
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
38 menit yang lalu
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
1 jam yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
2 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
2 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
3 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
6 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved