Harga Tak Naik, Kuota BBM Subsidi Pasti Jebol

Rabu, 28 Mei 2014 - 14:48 WIB
Harga Tak Naik, Kuota...
Harga Tak Naik, Kuota BBM Subsidi Pasti Jebol
A A A
JAKARTA - Kalangan pengamat menilai pemerintah akan kesulitan menjaga kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar 48 juta kiloliter dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun ini jika harga tidak dinaikkan.

Direktur Eksekutif ReforMiner Institut Pri Agung Rakhmanto mengatakan, upaya realistis untuk menjaga kuota BBM bersubsidi tahun ini hanya menaikan harga BBM bersubsidi. Lantaran upaya lain seperti pengendalian melalui sistem Radio Frequency Indetification (RFID) di beberapa kendaraan seperti kendaraan tambang, perkebunan dan lain sebagainya tidak jalan, bahkan itu sudah dilakukan sejak taun-tahun sebelumnya.

“Tahun lalu kuota BBM aman dan tidak jebol karena apa? karena harga dinaikkan. Dengan begitu masyarakat akan lebih rasional,” kata dia, di Jakarta, Rabu (28/5/2015).

Menurut dia, upaya pemerintah untuk melarang penggunaan BBM bersubsidi di kendaraan tambang tidak efektif karena hingga sekarang tidak ada perkembangan signifikan. Sehingga salah satu cara untuk menjaga kuota BBM bersubsidi yang paling efektif adalah menaikan harga BBM bersubsidi.

“RFID untuk kendaraan bermotor saja tidak jalan, apalagi dengan kendaraan pertambangan,” tandasnya.
(gpr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Subsidi Langsung...
Pengamat: Subsidi Langsung Jadi Solusi Masalah Penyaluran BBM
Kuota BBM Subsidi Tahun...
Kuota BBM Subsidi Tahun Depan Disepakati, Ini Rinciannya
Kasus Penyalahgunaan...
Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Bareskrim: Pelaku Tampung dari Sejumlah SPBU
Solar Subsidi di Natuna...
Solar Subsidi di Natuna Dinikmati Masyarakat Menengah ke Atas, Pengawasan Pertamina Dinilai Lemah
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Tinggal Tersisa 4 Juta Kiloliter
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite Menipis, Butuh Tambahan 6 Juta KL hingga Akhir 2022
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
49 menit yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
58 menit yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
1 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved